Dua ABG Digerayangi di Kebun Tebu

395

DI Kabupaten Jepara juga terjadi kasus serupa. Dua pelaku dugaan pelecehan seksual anak di bawah umur diamankan aparat Polres Jepara kemarin. Keduanya ditangkap, setelah diduga mencabuli SN, 15, warga Kecamatan Jepara Kota dan RH, 16, warga Kecamatan Mlonggo, Minggu (11/5) lalu.
Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Kabupaten Jepara Soesilo mengatakan, kedua pelaku dugaan tindakan asusila tersebut, yakni M Rizal, 22, warga RT 1 RW 3 Desa Datar, Kecamatan Mayong, dan M Ali Said, 23, warga RT 10 RW 11 Desa Kedungmutih, Demak. ”Dua pelaku tersebut diserahkan oleh Polsek Mayong seusai ditangkap kemarin,” ujarnya.
Kejadiannya bermula Minggu (11/5) lalu, korban SN mengajak korban RH untuk bertemu pada salah satu acara di pusat Kota Jepara. Seusai acara, SN kembali mengajak RH menuju perempatan Batealit bertemu kedua temannya.
”SN mengaku mendapatkan SMS (short message service) dari pelaku dan diminta untuk bertemu di perempatan tersebut,” ungkapnya.
Sesampainya di lokasi, korban diajak kedua pelaku menuju Desa Datar dan berhenti di sebuah warung dekat kebun tebu. Di sana, kedua korban dipaksa menenggak miras sampai sore hari. Salah satu pelaku, M Rizal meminta SN ke lahan tebu. ”Di sanalah SN menerima tindakan asusila, namun tak sampai berhubungan badan,” ungkapnya.
Sementara RH diinapkan di rumah salah satu saudara pelaku di Desa Pancur, Kecamatan Mayong. Baru pada dini harinya, RH dicabuli dan dipaksa melakukan hubungan seksual.
Atas kejadian tersebut, keluarga korban melaporkan ke Polsek Mayong Senin (12/5) lalu. Kemudian pada Selasa (13/5), pelaku diamankan. ”Penangkapan dilakukan Polsek Mayong, kemudian diserahkan ke Polres Jepara. Saat ini keduanya masih dalam proses penyidikan,” katanya. (emy/lil/aro)