Dua PSK Positif HIV/AIDS

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

DEMAK-Aparat Satpol PP bersama tim gabungan yang terdiri dari pihak kepolisian, TNI, Kesbangpolinmas berhasil menjaring 7 pekerja seks komersial (PSK) di beberapa wilayah di Demak. Bahkan, 2 diantaranya setelah diperiksa kesehatannya terindikasi positif mengidap penyakit HIV/AIDS.
Para wanita tuna susila (WTS) yang diamankan petugas adalah Slt, 30, warga Kecamatan Godong, Grobogan, Spm, 55, warga Kecamatan Geyer, Grobogan, dan Kby, 57, Kecamatan Gubug, Grobogan. Mereka ditangkap di Brumbung, Mranggen. Lainnya, Wln, 27, warga Kecamatan Demak Kota, Ttk, 32, warga Pecangaan, Jepara, DK, 24, warga Jepara dan Yt, 16, warga Jepara. Keempatnya ditangkap di lokasi Tanggul Indah, Desa Mranak, Kecamatan Wonosalam. Sedangkan, dua pria hidung belang yang turut diamankan adalah Ksn, 16, warga Kecamatan Kebonagung dan Tsm, 33, warga Kecamatan Wonosalam. Yang bersangkutan dijaring saat asyik kencan dengan PSK di Tanggul Indah.
Kasi Penyuluhan dan Penegakan Perda Satpol PP, Lilik Handoyo mengatakan, saat menangkap para PSK itu, petugas sempat kejar-kejaran. Sebab, saat razia di wilayah Desa Brumbung, Kecamatan Mranggen, ada PSK yang lari ke ladang jagung yang tumbuh di sawah. Karena tanaman jagung tinggi dan lebat, ada PSK yang tidak bisa ditangkap. “Tanaman jagungnya sudah tinggi. Bahkan, yang ngejar PSK pun gatelen (kulitnya terasa gatal-gatal),” katanya.
Selain di Mranggen, PSK yang ditangkap di Tanggul Indah, Desa Mranak dan jalan lingkar selatan Kota Demak juga sempat berlarian menghindari petugas. Namun, dengan cekatan Satpol PP berhasil menangkap mereka. Dalam praktik di semak-semak dan warung remang-remang itu, ada yang berkedok sebagai tukang pijat.
Staf penegakan perundang-undangan Satpol PP, Tulus Wahyudi menambahkan, untuk menangkap PSK tidak semudah yang dibayangkan. Sebab, saat hendak dibekuk, mereka kerap lari duluan. “Operasi ini akan kita galakkan terus,” katanya.
Kasatpol PP Yulianto mengatakan, operasi PSK tersebut dilakukan berdasarkan Perda Nomor 10 Tahun 2001 tentang larangan pelacuran. “Kami berharap, wilayah Demak ini bersih dari PSK. Apalagi, ini Kota Wali,” jelasnya. Karena perbuatan mesum itu, para PSK dan pria hidung belang dijerat tindak pidana ringan (tipiring). (hib/ton)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -