Gemuruh Merapi Terdengar 12 Km

1086

MUNGKID– Aktivitas Gunung Merapi di perbatasan Jawa Tengah dan Jogjakarta cenderung stabil dalam beberapa hari terakhir. Meskipun warga mengaku masih kerap mendengar suara gemuruh. Bahkan hingga radius 12 kilometer.     
Slamet Karto, 40, warga Dusun Babadan, Desa Paten, Kecamatan Dukun, mengatakan suara gemuruh dari Gunung Merapi kerap terdengar pada malam atau dini hari. Suara yang cukup keras membuat hampir seluruh warga takut dan khawatir. “Jarak saya dengan Merapi sekitar 6 kilometer,” katanya, kemarin.
Setiap mendengar suara gemuruh  hampir seluruh warga langsung terburu-buru keluar dan mengamati Gunung Merapi. “Takut ada apa-apa,” ujarnya.
Dengan kondisi ini, maka seluruh warga Dusun Babadan saat ini sudah berupaya mempersiapkan diri, mengantisipasi peningkatan aktivitas Gunung Merapi, dengan menyiapkan segala kebutuhan untuk dibawa pergi mengungsi.       
Liani, 13, salah seorang warga Desa Sawangan, Kecamatan Sawangan, Kabupaten Magelang, mengatakan, suara gemuruh tersebut hampir setiap hari terdengar pada malam hari, mulai sekitar pukul 19.00 petang.     
“Suara gemuruh tersebut biasanya berhenti, dan terdengar lagi, begitu terus berulangkali hingga pukul 23.00, atau bahkan hingga pagi hari berikutnya,” imbuhnya.       
Desa Sawangan, lokasi tempat tinggal Liani, berjarak sekitar 12 kilometer dari Gunung Merapi.  Sebelumnya, karena sempat terdengar saat ada kilat menyambar, dia mengira suara gemuruh tersebut pertanda akan turun hujan. Namun, setelah itu, suara gemuruh tetap terdengar tanpa disertai adanya kilat dan petir. 
Karena sudah terbiasa mendengarnya, maka Liani dan keluarganya acapkali mengabaikan suara-suara itu. Dihubungi terpisah, Kepala Seksi Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Didik Wahyu Nugroho mengatakan, berdasarkan pantauan dari sejumlah pos pengamatan, aktivitas vulkanik Gunung Merapi saat ini cenderung landai. Namun, karena Gunung Merapi masih berstatus waspada, segenap masyarakat, terutama yang tinggal di sekitar lereng gunung diminta untuk tetap siaga, dan meningkatkan kewaspadaannya. (vie/lis)