PCNU Wonosobo Bangun Gedung Baru

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

WONOSOBO –  Pimpinan Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Wonosobo, akan membangun gedung perkantoran  berlantai 3 di Kampung Ketinggring, Kelurahan Kalianget Kecamatan Wonosobo. Pembangunan di targetkan akan rampung tiga tahun mendatang, berdasar perencanaan menelan anggaran Rp 2,5 miliar.
Proses pembangunan gedung PCNU, secara resmi dimulai kemarin (16/5) ditandai dengan peletakan batu pertama oleh 9 kiai dan ulama Wonosobo serta Bupati Kholiq Arif, dihadiri belasan pengurus PCNU Kabupaten Wonosobo.
Menurut Ketua Tandfiziah PCNU Wonosobo Arifin Siddiq, gedung berlantai 3 tersebut berada di atas tanah dengan luas 1500 meter. Rencananya akan dibangun ruangan perkantoran untuk organisasi badan otonom (banom) serta ruangan pertemuan besar untuk melakukan rapat dan konsolidasi.
“Selain sebagai pusat perkantoran organisasi NU, juga akan dijadikan lokasi usaha,”katanya.
Dikatakan dia, gedung PCNU yang saat ini berada di Jalan Kauman Selatan, dinilai sudah tidak memenuhi syarat lagi untuk dijadikan kantor organisasi massa keagamaan terbesar di Kabupaten Wonosobo itu. Sebab selain ukurannya tidak luas, aspek sosialnya juga tidak mendukung.
“Posisi gedung perkantoran PCNU ada di tengah kota, tidak punya areal parkir yang memadai dan susah dikembangkan. Jadi kita bangun gedung yang baru di pinggir kota yang lebih represntatif. Gedung lama kita poyeksikan sebagai tempat bisnis saja,” bebernya.
Arifin optimistis, karena warga NU di Wonosobo jumlahnya mayoritas dan tidak sedikit  yang menduduki posisi penting baik menjadi pengusaha, kontraktor, pedagang, pejabat pemerintah termasuk  anggota DPRD, maka pembangunan gedung itu, diyakini tidak akan mengalami hambatan yang berarti.
“Ini waktu yang tepat bagi NU untuk memiliki gedung yang baru. Suasana saat ini memungkinkan, dan  akan banyak bermunculan dukungan dari berbagai pihak, termasuk tokoh agama dan tokoh masyarakat,” ucapnya.
Terkait posisi pembangunan yang memilih berada di pinggiran kota Wonosobo, Arifin mengatakan hal itu  tidak menjadi masalah. Dia menilai 15 tahun ke depan, kawasan tersebut akan menjadi tempat yang ramai, apalagi berada di jalur pendidikan.
“Kami berharap adanya partisipasi warga NU dalam berbagai bentuk dukungan, agar pembangunan gedung bisa berjalan dengan lancar,” pungkasnya. (ali/lis)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -