PT Ampuh Sejahtera Gugat BPK

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

Polemik Pasar Sukoharjo

SEMARANG– PT Ampuh Sejahtera (AS) selaku kontraktor pembangunan pasar Ir Soekarno Kota Sukoharjo, Jumat (16/5) kemarin, mengajukan gugatan atas perbuatan melawan hukum terhadap Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI cq BPK RI Perwakilan Jawa Tengah di Pengadilan Negeri (PN) Semarang.
Selain BPK RI sebagai tergugat I, dalam surat perkara no 187/pdt.G/2014/PN.SMG tertanggal 16 Mei 2014 tersebut PT Ampuh Sejahtera juga menggungat Pejabat Pembuat Komitmen (PPKom) Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Sukoharjo Udy Bintarta selaku tergugat II, dan Sekda Sukoharjo Agus Santoso tergugat III.
PT Ampuh Sejahtera melalui kuasa hukumnya, Farida Sulistyani saat ditemui Radar Semarang mengungkapkan, gugatan tersebut dilayangkan atas Laporan Hasil Pemeriksaaan (LHP) BPK RI yang dinilai menyalahi prosedur dalam tata cara penghitungan dan pemeriksaan. Menurut Farida, pemeriksaan BPK dilakukan tanpa melalui konfirmasi atau klarifikasi dari pihak penggugat.
“Akibat prosedur yang salah, maka menghasilkan rekomendasi yang salah yakni mem-blacklist perusahaan klien kami. Sehingga kami meminta LHP tersebut dinyatakan batal demi hukum,” tegasnya.
Farida membeberkan, pada saat melakukan pemeriksaan, petugas BPK masuk ke lokasi dengan cara memotong gembok yang menjadi hak PT Ampuh Sejahtera. Selain itu, ia juga mempertanyakan PPKom yang melakukan pembiaran ketika BPK masuk melakukan pemeriksaan. “Hal yang sama juga dilakukan oleh Sekda dengan cara menyetujuinya,” katanya.
Dalam materi gugatannya, Farida meminta ketiga tergugat dihukum untuk membayar kerugian immateriil sebesar Rp 100 miliar secara tanggung renteng kepada penggugat. Sedangkan untuk tergugat II diminta membayar kerugian materiil berupa kekurangan pembayaran proyek pembangunan Pasar Ir Soekarno Sukoharjo sebesar Rp 6,21 miliar.
“Adapun tergugat III kami minta dihukum membayar keuntungan yang diharapkan dari pekerjaan pembangunan Pasar Sukoharjo senilai Rp 2 miliar. Serta membayar bunga sebesar 4 persen dari kekurangan pembayaran di tas, terhitung sejak Februari 2013,” bebernya membacakan isi gugatannya.
Menanggapi gugatan tersebut, Kabag Hukum dan Humas BPK RI Perwakilan Jateng Supriyono Hadi saat dikonfirmasi mengaku pihaknya baru mengetahui adanya gugatan tersebut dari Radar Semarang. Karena itu, pihaknya mengaku belum mengetahui secara substansi isi dari gugatan yang dilayangkan. “Meski begitu, dari sisi kelembagaan, kami siap menghadapi gugatan tersebut. Bagi kami, hal itu merupakan hak bagi mereka (PT Ampuh). Selaku badan hukum, kami siap dengan data dan fakta berdasarkan profesionalisme,” tandasnya. (fai/aro)
 

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -