Dewan Desak Eksekutif

263

Pembangunan Pasar Rejosari Lamban

SALATIGA—Lambannya pembangunan Pasar Rejosari membuat kalangan dewan penasaran. Mereka menilai ada permasalahan serius di internal eksekutif sehingga pembangunan yang sangat diharapkan para pedagang tidak kunjung mulai.
“Jangankan untuk memulai pembangunan, untuk membuat kelanjutan tempat penampungan yang kedua saja sudah mogok lagi. Ini ada apa?,” tandas anggota komisi II DPRD Kota Salatiga, Malikhah kepada wartawan, kemarin pagi.
Menurut Malikhah, penampungan sementara pertama yang telah dibangun dan digunakan para pedagang ini sudah baik dan pedagang senang. Maka sisanya harus segera direlokasi agar cepat dimulai pembangunannya. “Jangan saling sikut diantara internal karena ini lebih memikirkan tentang kepentingan masyarakat. Kalau sudah ada investor mau membangun tanpa merugikan keuangan APBD, kenapa dipersulit?,” imbuh perempuan berkerudung ini.
Menurutnya, jika sampai investor ini gagal menyelesaikan dan meninggalkan kota Salatiga maka akan sangat merugikan. Utamanya akan menjadi trauma bagi calon investor yang akan masuk dan ikut membantu membangun kota Salatiga. “Sudah banyak cerita mengenai investor di Salatiga, maka sebaiknya eksekutif dan legislatif guyub untuk mendukung investasi berkembang di Salatiga dan meningkatkan ekonomi rakyat,” sentil dia.
Terpisah, wali kota Yuliyanto menegaskan bahwa pasar Rejosari harus bisa beroperasi sebelum masa jabatannya habis. “Kami telah berusaha keras agar pasar Rejosari dapar segera berjalan. Saya sudah perintahkan dinas terkait untuk segera mengambil langkah percepatan,” jelas wali kota.
Lebih lanjut ia menekankan kepada dinas terkait untuk mencari solusi apabila ada yang menjadi kendala. “Jangan saling menunggu karena malah tidak menyelesaikan masalah,” jelas dia.(sas/ric)