Kejar Mimpi ke Hongkong

330

SEMARANG – Lima Tim dance yang terpilih dalam best five, bakal beradu perform di ajang Biore Blossom Dance Competition 2014 yang digelar pada final party Honda DBL Central Java Series – North Region 2014 di Knights Stadium, Selasa (20/5) besok. Mimpi untuk jalan-jalan ke Hongkong selama 3 hari 2 malam semakin dekat.
Untuk bisa mewujudkan impian itu, beberapa tahapan masih harus dilalui. Kelima tim dance yang berhasil menembus best five dari total 48 tim dance yang perform di Biore Blossom Dance Competition 2014 – seri Semarang, akan berebut posisi tiga besar. Selanjutnya, juara pertama akan tampil di final Honda DBL Central Java Series, yang akan digelar di Sritex Arena Solo, 24 Mei mendatang.
Juara pertama nantinya akan ditandingkan dengan juara pertama Biore Dance dari seri kota lain. Proses penilaian pemenang berdasar 75 persen juri dan 25 persen voting. Untuk proses voting batas waktu adalah 1-20 Oktober 2014 di website www.indonesiabiore.com. Nah, juara nasional akan mendapat hadiah jalan-jalan ke Hongkong selama 3 hari 2 malam.
Kelima tim dance yang masuk dalam best five di Semarang tersebut yakni SMA Kristen Tri Tunggal Semarang (non-pendamping), SMA Kristen Satya Wacana Salatiga (pendamping tim cewek), SMA Kesatrian 2 Semarang (pendamping tim cowok), SMAN 3 Semarang (pedamping tim cowok) dan SMAN 2 Semarang (pendamping tim cowok). Saat ini, kelima tim dance ini tengah berusaha menyiapkan penampilan terbaiknya menhadapi final besok.
Kriteria penilaian meliputi koreografi, kekompakan, kreativitas, dan kostum, dengan prosentase penilaian adalah sebagai berikut 50 persen koreografi (termasuk kekompakan), 35 persen kreativitas, dan 15 persen kostum, benar-benar akan diperhatikan.
SMA Kesatrian 2 Semarang misalnya, memang langganan masuk best five. “Tahun ini kami bertekad untuk kembali menjadi yang terbaik. Kami mengusung tema yang cukup unik yaitu konsep etnik Indian,” kata kapten tim dance SMA Kesatrian 2, Nadila Adelinda.
Kemudian juara tahun lalu, tim dance SMAN 3 Semarang, berjanji bakal tampil maksimal besok. “Tahun ini kami mengusung tema pewayangan dengan tokoh Dewi Srikandi. Kami mencoba memvisualisasikan budaya Jawa dan Hindu. Mudah-mudahan kita bisa kembali mempertahankan juara,” kata kapten tim dance SMAN 3 Semarang, Btari Sukmastika Hemas.
Di kubu SMA Tri Tunggal, juga langganan posisi tiga besar dance competition. Tahun ini mereka mencoba tampil beda dengan menggunakan konsep Tradisional Betawi. “Dengan konsep itu kami dituntut untuk centil tapi juga dnegan ekspresi garang dan feminim, disitu tantagannya. Kami juga siap untuk memberikan yang terbaik di penampilan final party,” kata kapten tim dance SMA Tri Tunggal, Nadya Chrysilla. (bas/smu)