Pemasok Ganja Masih Diburu

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

BARUSARI – Jajaran Satresnarkoba Polrestabes Semarang terus mengembangkan kasus tertangkapnya mantan napi yang kedapatan menyimpan 1 kilogram ganja di rumahnya. Dari pengembangan sementara, pelaku Sanyoto, 39, warga Jalan Taman Delta Mas No 31, Kuningan, Semarang Utara sudah sering mengedarkan narkoba jenis ganja dan sabu. Selain itu, dari hasil pemeriksaaan tersangka juga positif memiliki ketergantungan narkotika.
Kasat Narkoba Polrestabes Semarang AKBP Sitorus Iskandar mengaku, saat ini masih memburu pemasok ganja yang dimiliki Sanyoto. Tersangka mengaku mendapatkan barang dari Deny warga Solo. “Kami masih fokus memburu pemasok utama ganja itu. Ini yang terus didalami,” katanya
Sitorus tidak menampik jika Sanyoto memiliki jaringan yang sudah cukup kuat dalam mengedarkan barang haram tersebut. Diduga kuat, selama menjalani hukuman 6 tahun di LP Nusakambangan, tersangka sudah membangun jaringan. “Disinyalir selama dalam masa hukuman, tersangka masih bermain. Jadi begitu keluar, ia langsung menjalankan bisnisnya itu,” imbuhnya.
Saat ini polisi masih menelurusi jaringan Sanyoto. Apakah hanya di Kota Semarang atau di dalam lapas. Karena selama di tahanan, tersangka masih membangun jaringan sampai sekarang. “Dari pengakuan, tersangka membeli paket besar, kemudian dijadikan paket kecil-kecil,” tambahnya.
Seperti diberitakan, Jajaran Satresnarkoba Polrestabes Semarang menangkap Sanyoto yang baru keluar penjara dengan bersyarat dari LP Nusakambangan sejak November 2013 silam. Tersangka diketahui membeli 1 kilogram ganja seharga Rp 350 ribu. (fth/ton)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -