Soal Sulit, Rata-Rata Unas Turun

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

GAYAMSARI – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) telah menuntaskan scoring (penskoran) hasil ujian nasional (unas) SMA 2014. Hasilnya, rata-rata nasional nilai unas yang dikumpulkan dari sekitar 1,7 juta murid SMA dan sekolah yang sederajat hanya 6,12. Nilai ini lebih jelek daripada tahun lalu yang mencapai 6,35.
Kepala SMA Kesatrian 2 Semarang Supriyono P H menilai, penurunan ini disebabkan tingkat kesulitan soal unas yang meningkat. “Berdasarkan pendapat murid, soal lebih susah. Bobot soal yang tingkat kesulitannya meningkat menjadi 20 persen, sangat menyulitkan siswa,” kata Supriyono, Sabtu (17/5).
Untuk itu, jika terjadi penurunan, lanjut Supriyono, itu suatu yang wajar. “Tingkat kelulusannya belum tahu apakah signifikan. Apakah tingkat kelulusan lebih tinggi atau lebih rendah,” katanya.
Menurutnya, dalam unas tahun ini, mata pelajaran matematika memiliki kesulitan tersendiri, antara lain ada beberapa butir soal yang belum pernah diberikan saat Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) berlangsung. ”Bahkan guru juga baru mengetahui ada jenis soal yang seperti itu,” kata Supriyono. Namun begitu, ia tetap berharap tingkat kelulusan tahun ini tidak akan turun.
Senada dengan Supriyono, Kepala SMA Negeri 1 Semarang Kastri Wahyuni juga mengatakan hal yang sama. Menurutnya tingkat kesulitan soal unas tahun ini memang meningkat. “Menurut laporan dari beberapa murid, tingkat kesulitan soal tahun ini tidak seperti tahun kemarin,” kata Kastri.
Menurutnya, jika terjadi penurunan, merupakan hal yang wajar. Terkait kualitas Lembar Jawab Komputer (LJK) dan kertas soal, Kastri mengatakan jauh lebih baik dari tahun kemarin. “Cetakannya lebih jelas. Kertasnya jauh lebih tebal,” katanya.
Dihubungi terpisah Kepala Bidang Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) Dinas Pendidikan Kota Semarang Sutarto mengatakan, tentang meningkatnya kesulitan dalam soal, Dinas Pendidikan sudah menginformasikan sebelum pelaksanaan unas berlangsung. “Sebelum Unnas, Dinas Pendidikan sudah menginformasikan, bahwa tingkat kesulitan soal Unnas tahun ini akan meningkat menjadi 20 persen dari yang tadinya tingkat kesulitannya hanya 10 persen,” kata Sutarto. (mg1/ton)

Berita sebelumyaCinta Budaya Jepang
Berita berikutnyaJamin Soal US SD Tak Bocor
- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -