Sri Widadi Dicopot

414

TEMANGGUNG–Desas desus pencopotan Pelatih Kepala Persitema Temanggung, Sri Widadi, akhirnya terbukti. Pria yang kerap disapa Dadit tersebut resmi dicopot dari arsitektur Persitema Temanggung. Alasannya, ia dinilai tidak mampu menggenjot prestasi Persitema. Mantan Asisten Pelatih Persis Solo ini dimungkinkan akan kembali ke daerahnya untuk menjalankan tugas pokoknya sebagai pegawai negeri di Stadion Manahan.
Pencopotan terhadap kepemimpinan Sri Widadi ini dilakukan dalam rapat evaluasi paruh musim yang digelar manajemen Persitema Temanggung. Salah satu alasannya, Sri Widadi tidak mampu mengangkat prestasi Laskar Bambu Runcing pada kompetisi Divisi Utama PT Liga Indonesia. Kekalahan beruntun dan hanya mendapatkan dua poin dinilai akibat kegagalan Dadit mengolah Deni Nurdiansyah cs di lapangan.
“Kita sudah melakukan evaluasi dan salah satu hasilnya demikian,” kata Manjer Persitema Temanggung, Yunianto.
Dari tujuh laga yang dilakoni, pasukan Ayam Kedu, hanya mampu mengumpukan dua poin dari kemenangan seri di kandang sendiri. Persitema belum pernah menang menjamu tamu di Stadion Bhumi Phala dan saat bertandang ke lawan. Dua kali kalah di kandang sendiri pada awal dan akhir pertandingan putaran pertama ini, Persitema harus dipermalukan di publik sendiri.
Saat ini, posisi Persitema berada di dasar klasemen yang memungkinkan terdegradasi pada musim depan. Apabila terdegradasi, maka tim yang berseragam merah ini akan kembali ke divisi I. Padahal, Persitema pada dua musim terakhir sebelumnya berada di papan tengah yang cukup aman dari geseran dan pencoretan dari daftar peserta.
Sinyal pencopotan Dadit dari kursi pelatih sebenarnya telah terlihat dari pertandingan terakhir lalu versus Persis Solo. Kala itu, Dadit nampak tidak berada di lapangan. Pers conference yang biasanya diwakili mantan pemain Persis Solo ini digantikan Manajer Persitema, Yunianto. Secara resmi pengganti Dadit di Persitema belum diumumkan. Desas-desus datangnya Isman Jasulmei ke Stadion Bhumi Phala semakin menguat.
Yunianto sendiri belum mengungkapkan nama resmi yang akan menjenderali Persitema, namun ia memastikan, pada Senin (19/4), si pelatih baru tersebut telah resmi bergabung dengan Persitema. “Kita harapkan pelatih baru tersebut prestasinya dapat mengangkat Persitema dari degradasi di putaran kedua,” katanya.
Datangnya Isman Jasulmei dikabarkan membawa gerbong besar para pemain baru. Hal tersebut memungkinkan para pemain lama yang sebelumnya memperkuat skuad ini harus undur diri dari lapangan hijau. “Belum, kita belum memastikan, kita tunggu saja,” tandas Yunianto. (zah/lis)