Stok Beras Aman hingga Lebaran

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

”Melihat stok yang saat ini kami miliki Bulog Divre Jateng bahkan optimistis bisa membantu memenuhi kebutuhan divre lain yang masih kekurangan stok beras”

Damin Hartono
Kepala Bulog Divre Jateng

SEMARANG – Perkiraan kemarau panjang hingga beberapa bulan mendatang, dinilai tidak akan berpengaruh banyak pada stok beras di Jawa Tengah. Bulog Divre Jateng hingga saat ini total memiliki persediaan beras hingga 175.947 ton yang cukup hingga Lebaran mendatang.
”Terkait perkiraan kemarau panjang sejauh ini tidak ada masalah. Persediaan yang hampir mencapai 176 ribu ton ini sudah memenuhi 43 persen dari target yang ditentukan untuk sepanjang tahun 2014,” ujar Kepala Bulog Divisi Regional (Divre) Jateng Damin Hartono, kemarin.
Bulog Jateng dalam sehari bisa menyerap beras antara 5-6 ribu ton. Itu pun hingga saat ini pasokan dari petani masih terus masuk. Selain itu juga tidak ada kendala dalam proses panen. Sehingga persediaan beras aman. ”Melihat stok yang saat ini kami miliki Bulog Divre Jateng bahkan optimistis bisa membantu memenuhi kebutuhan divre lain yang masih kekurangan stok beras, seperti yang sudah kami lakukan di tahun-tahun yang lalu,” jelasnya.
Stok tersebut, ucapnya, juga dipersiapkan untuk kebutuhan bahan pokok saat Lebaran mendatang. Tidak hanya kebutuhan beras, tapi juga beberapa kebutuhan pokok strategis lainnya seperti gula dan daging.
Selain meningkatkan jumlah penyerapan beras, ucapnya, untuk mengoptimalkan realisasi pengadaan beras kami juga melakukan pemanfaatan ’jaringan semut’. Hal tersebut bertujuan untuk memotong rantai distribusi beras di tingkat tengkulak.
Sedangkan mengenai raskin, Damin mengatakan per 12 Mei lalu sudah mencapai 241.603.770 kilogram atau 54,08 persen dari pagu atau alokasi hingga akhir tahun yang mencapai 446.788.260 kilogram. ”Jadi untuk raskin hingga saat ini juga tidak ada masalah,” tandasnya. (dna/smu/ce1)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -