190 Siswa di Jateng Tak Lulus

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

Hasil Unas SMA/MA/SMK


SEKAYU — Sebanyak 190 siswa tidak lulus ujian nasional (unas) atau sebesar 0,054 persen dari total peserta unas SMA/MA/SMK dan sederajat di Jateng sebanyak 348.839 siswa. Ratusan siswa yang tidak lulus unas itu terdiri atas 90 siswa SMA, 42 siswa Madrasah Aliyah (MA), serta 58 siswa sekolah menengah kejuruan (SMK).
”Jadi tingkat kelulusan peserta ujian nasional (unas) jenjang SMA dan sederajat di wilayah Jateng pada tahun ini mencapai 99,946 persen,” jelas Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jateng Nur Hadi Amiyanto kepada Radar Semarang, Senin (19/5).

Nur menyebutkan, dibandingkan dengan tingkat kelulusan unas SMA dan sederajat tahun lalu sebesar 99,858 persen dari total peserta sebanyak 335.660 siswa, atau ada kenaikan tingkat kelulusan unas pada tahun ini sebesar 0,088 persen. ”Kami ucapkan selamat kepada siswa yang lulus unas. Sementara, bagi siswa yang tidak lulus unas tahun ini tak perlu berkecil hati, karena bisa mengulang unas tahun depan atau ikut kejar paket C,” katanya.
Disebutkan, untuk jenjang SMA jumlah peserta unas tahun ini sebanyak 115.399 siswa, yang lulus 115.309 siswa, sedangkan yang tidak lulus 90 siswa. ”Atau persentasenya 99,922 persen yang lulus, sedangkan 0,078 persen tidak lulus,” ujarnya.
Untuk tingkat MA dari jumlah peserta 44.752 siswa, yang lulus 44.710 siswa atau 99,906 persen. Sedangkan yang tidak lulus sebanyak 42 siswa atau 0,094 persen. Untuk SMALB, jumlah peserta unas 125 siswa, semuanya dinyatakan lulus atau lulus 100 persen. Untuk SMK, dengan peserta 188.563 siswa, yang lulus 188.505 siswa atau 99,969 persen. Adapun jumlah peserta unas yang tidak lulus sebanyak 58 siswa atau 0,031 persen.
Untuk pengumuman kelulusan peserta didik jenjang SMA dan sederajat 2013/2014 di tingkat sekolah di wilayah Jateng ditetapkan pada Selasa (20/5) secara serentak pada pukul 15.00 sore ini. ”Setelah Daftar Konkret Hasil Ujian Nasional (DKHUN) diserahkan ke masing-masing sekolah, maka akan dilakukan rapat selanjutnya akan diumumkan,” jelasnya.

Pihaknya mengimbau seluruh Disdik kabupaten/kota beserta seluruh jajarannya di Jateng untuk dapat mengendalikan kemungkinan adanya euforia perayaan kelulusan, seperti corat-coret seragam, konvoi, dan lain sebagainya. Ia juga meminta, Disdik kabupaten/kota berkoordinasi dengan aparat keamanan setempat, sekolah, dan orang tua siswa untuk mengantisipasi terjadinya euforia perayaan kelulusan yang dilakukan para siswa.
”Daripada seragam dicorat-coret, akan lebih baik seragam pantas pakainya disumbangkan kepada saudara-saudaranya yang membutuhkan, sehingga bisa memberikan kebahagiaan kepada orang lain,” katanya.
Pada kesempatan sama, Nur Hadi juga menyebutkan tingkat kelulusan ujian kejar paket C pada tahun ini mencapai 82,25 persen dari total peserta didik sebanyak 20.659 siswa.
”Dibandingkan dengan kelulusan ujian kejar paket C tahun lalu yang hanya sebesar 75,144 persen dari total peserta sebanyak 20.422 siswa, berarti ada kenaikan sebesar 7,106 persen,” bebernya.
Sementara itu berdasarkan rilis dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), siswa SMA peraih nilai unas tertinggi bidang IPA di Jateng diraih Fenita Adina Santoso, siswi SMA Negeri 1 Pekalongan dengan nilai unas 57,35. Secara nasional, Fenita menduduki peringkat 5 besar. Untuk peringkat kedua di Jateng diraih Kresna Aditya Raharja, siswa SMA Karangturi Semarang dengan nilai unas 56,80. Di tingkat nasional, Kresna menduduki peringkat 16 besar.
Sedangkan untuk SMA bidang IPS, peraih nilai unas teringgi di Jateng diraih Aprillia Dwi Harjanti, siswi SMA Negeri 1 Kudus dengan nilai unas 55,05. Aprillia menduduki peringkat 7 besar di tingkat nasional. Adapun untuk peringkat kedua dan ketiga di Jateng masing-masing diraih Naruti Afifah, siswi SMA Negeri 3 Solo dengan nilai unas 54,95, serta Nala Mazia, siswi SMA Negeri 1 Magelang dengan nilai unas 54,90. Di tingkat nasional keduanya menduduki peringkat 10 dan 12 besar. (hid/mg1/aro/ce1)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -