Demokrat Gugat Hasil Pileg

315

MUNGKID– Partai Demokrat secara resmi telah mengajukan gugatan perselisihan hasil pemilihan umum (PHPU) ke KPU untuk suara DPR RI. Materi gugatan menyebut ada selisih suara sehingga kehilangan kursi dari daerah pemilihan (dapil) VI.     
“Penggugat atas nama Rosyid Hidayat tapi melalui rekomendasi partai. Kita sudah siapkan seluruh materinya,” kata Ketua KPUD Kabupaten Magelang Affifudin, kemarin.     
Menurutnya, penggugat menilai ada selisih suara di hasil pileg yang ditetapkan KPU dengan hasil perhitungan timnya. “Selain Demokrat, PKPI dan Hanura juga melayangkan gugatan,” kata dia.     
”Divisi Hukum KPU Kabupaten Magelang tengah menyiapkan menangani perkara hukum permohonan PHPU di MK yang diajukan Demokrat. Demokrat merasa mendapat selisih suara di dapil VI Jateng. Salah satunya di Kabupaten Magelang,” ujar Divisi Pencalonan, Hukum dan Kampanye KPU Kabupaten Magelang Reni Pudjiastuti, kemarin.       
Menurut Reni, pada gugatan PHPU yang diajukan 3 parpol itu secara terang-terangan hanya Partai Demokrat yang menyebut selisih suara ada di Kabupaten Magelang. Sementara untuk Hanura dan PKPI tidak begitu jelas di mana terdapat perselisihan hasil suara pileg kemarin.     
Selain tidak menyebut daerah, dua parpol itu juga tidak menyebut jumlah selisih suara yang didapatkan dengan perolehan hasil suara pleno KPU. Dua parpol tersebut hanya menyebutkan gugatan PHPU secara menyeluruh di dapil VI Jateng.
”Gugatan PHPU di sini, termohon adalah KPU RI. Kabupaten Magelang sebagai penyedia data-data dan siap memberikan keterangan segala jawaban yang dibutuhkan,” imbuh Reni.
Reni mengaku, kini KPU sudah menyiapkan berbagai data yang sekiranya dibutuhkan pada saat persidangan di MK. Kini persidangan perkara di MK sendiri masih proses. Sesuai rencana, pada Kamis (22/5) nanti, MK merencanakan agenda penyampaian jawaban termohon. Kemudian sidang perdana akan dilangsungkan sehari kemudian Jumat (23/5).   
Beberapa data yang sudah disiapkan diantaranya formulir C1 atau hasil rekapitulasi suara di tingkat TPS. Formulir D2 hasil rekapitulasi di tingkat desa dan formulir DA1 hasil rekapitulasi di tingkat kecamatan. Serta, formulir DB1 hasil rekapitulasi suara tingkat Kabupaten Magelang. (vie/lis)