K2 Dipanggil Polda Bertambah

263

KUDUS–Penyidikan terhadap kasus dugaan manipulasi data dalam proses penerimaan tenaga honorer kategori II (K2) terus berlanjut. Dugaan itu dilaporkan oleh Konsorsium Masyarakat untuk Kudus Bersih (KMKB) ke Polda Jawa Tengah.
Tenaga honorer K2 yang dipanggil ke Polda Jateng untuk diminta keterangan sebagai saksi bertambah. Kemarin ada dua orang guru kembali dipanggil. Sementara hari ini (21/5) rencananya akan dipanggil lagi dua orang guru untuk kelengkapan berkas.
Ketua KMKB Sururi Mujib mengapresiasi apa yang dilakukan penyidik Polda Jateng, yang terus mengusut kasus ini. Menurutnya, kasus ini masih jalan terus.
”Pemanggilan guru-guru tersebut dilakukan atas kasus yang melibatkan sembilan terlapor dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus yang dilaporkan KMKB ke Polda. Sembilan nama pejabat tersebut diduga selama ini mengetahui proses perekrutan honorer K2,” jelasnya kemarin.
Sebelum memanggil para guru, penyidik Polda telah memanggil saksi dari pihak pelapor, yakni KMKB. Selain itu, ada sejumlah perwakilan kepala UPT Pendidikan di masing-masing kecamatan.
Sururi mengatakan, sejauh ini sembilan terlapor kasus ini belum dipanggil penyidik. Dia memastikan nantinya terlapor akan mendapat panggilan pemeriksaan dari Polda Jawa Tengah. Termasuk, banyak guru-guru lainnya yang akan menambah deretan panjang saksi yang diperiksa.
Pihaknya meminta kapolda Jawa Tengah untuk mempercepat proses penyidikan kasus honorer K2 di Kabupaten Kudus. Ini berkaitan dengan pengusulan nomor induk pegawai (NIP) nama-nama tenaga honorer yang diduga bermasalah. (san/ris/ida)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.