Harga Cabai Anjlok, Kopi Melejit

342

TEMANGGUNG–Harga komoditas hasil pertanian dan perkebunan di Kabupaten Temanggung fluktuatif, akibat anomali cuaca yang terjadi belakangan ini. Pada komoditas tertentu mengalami kenaikan dan kekurangan stok, namun komoditas lainnya justru sebaliknya Saat ini, harga komoditas cabai di pasaran mengalami penurunan, namun harga kopi yang menjadi andalan kedua setelah tembakau, naik.
Untuk harga cabai merah hanya dijual dengan harga Rp 3.500-4.000 per kilogram di tingkat petani. Sementara di pasaran, harga komoditas pedas ini berkisar antara Rp 5.000-6.000 per kg. Angka tersebut dapat bergerak turun naik. “Barangnya banyak, jadi harganya murah. Kalau pembelian sih biasa saja,” kata Solikhah, 30, pedagang di Pasar Kliwon Temanggung.
Untuk harga kopi di tingkat petani  di Kabupaten Temanggung, pada panen tahun ini naik dibanding panen 2013. Harga kopi gelondong basah jenis arabika yang tahun lalu Rp 3.000 per kilogram, kini mencapai Rp 4.500 per kilogram. Sedangkan kopi biji kering dari Rp 21.000 per kilogram menjadi Rp 23.000 per kilogram. “Harga kopi tahun ini lebih baik, namun jumlah produksi kelihatannya tidak sebanyak tahun lalu,” kata seorang pedagang atau pengumpul warga Jumo, Suhadi.
Ia mengatakan, saat ini baru memasuki panen kopi jenis arabika yang berada di  sekitar lereng Gunung Sumbing dan Sindoro, sedangkan masa panen kopi jenis robusta masih sekitar satu bulan lagi. “Kopi jenis arabika telah panen sejak awal Mei 2014. Kalau kopi jenis robusta yang banyak ditanam di Kecamatan Kandangan, Gemawang, dan Kaloran baru akan panen bulan Juni 2014,” katanya.
Seorang petani kopi warga Kledung, Temanggung, Setyo mengatakan,  harga kopi pada panen kali ini cukup bagus, namun hasil buah tidak maksimal. “Produksi buah kopi turun, kalau tahun lalu satu pohon kopi arabika  bisa menghasilkan lima kilogram kopi gelondong basah, saat ini bisa menghasilkan tiga kilogram sudah bagus,” katanya.
Menurut dia, penurunan produksi kopi tersebut karena pada saat tanaman berbunga sekitar bulan September 2013 banyak yang rontok atau gugur saat pembuahan karena terkena hujan.  (zah/lis)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.