Pembunuh Robot Ditangkap

314

Buron 2 Tahun


GAYAMSARI – Pelarian Ahmad Aziz, 37, Palebon, Semarang Timur selama dua tahun akhirnya berakhir sudah. Buron kasus pembunuhan pada Agustus 2012 ini berhasil dibekuk Unit Reskrim Polsek Gayamsari. Ia ditangkap tanpa ada perlawanan saat asyik tidur di rumahnya, Senin (26/5) pagi.

Pembunuhan itu dilakukan terhadap Toni Haryanto alias Robot, di Jalan Brigjen Sudiarto tepatnya di pertigaan Jalan Palapa, Gayamsari pada 28 Agustus 2012. Aziz bersama 11 rekannya mengeroyok korban sampai tewas. ”Saya tidak ikut mengeroyok, hanya duduk menunggu di atas motor,” aku Aziz.

Sebelum kejadian, Aziz Cs mengaku sedang pesta miras. Di tengah pesta, itu datang dua perempuan dan ikut bergabung. Kebetulan seorang rekan Aziz mengenal dua perempuan tersebut. Tidak lama kemudian, perempuan itu bilang ingin mengembalikan motor dan diantar dua teman Aziz bernama Roman dan Garno. ”Saat kembali, mereka bilang dipukuli oleh korban dan rekan-rekannya,” imbuhnya.

Mendapat kabar itu, Aziz Cs emosi dan mendatangi lokasi. Dengan beringas, mereka mengeroyok dan memukul korban. Sebagian menggunakan senjata tajam, pipa dan batako. ”Masalahnya gara-gara cewek, ya karena emosi dan mabuk. Jadi tidak terima teman dipukuli,” tambahnya.

Selama pelarian, Aziz mengaku hanya bersembunyi di kawasan Gambilangu, Mangkang. Ia menjadi operator karaoke dengan gaji Rp 10 ribu untuk satu jam. Selama pelariannya, Aziz mengaku selalu gelisah karena dikejar-kejar petugas. ”Ya sembunyinya di GBL saja. Saya tidak tahu teman-teman ke mana,” tambahnya.

Kapolsek Gayamsari Kompol Juara Silalahi mengatakan, dengan tertangkapnya Aziz, maka sudah lima tersangka ditangkap. Pihaknya masih mengejar tujuh tersangka lain yang saat ini masih buron. ”Identitas sudah dikantongi, masih terus kami kejar. Mereka ini satu komplotan yang sering nongkrong bareng,” katanya.

Tersangka akan dijerat dengan pasal 338 KUHP tentang pembunuhan dengan ancaman maksimal seumur hidup. ”Saat kami tangkap sedang tidur. Sebenarnya ada dua orang, cuma satu kabur. Mau dilumpuhkan, di lokasi sedang ramai,” tambah Kanitreskrim Polsek Gayamsari, AKP Suharto. (fth/ton/ce1)