Bendungan Jebol, Ratusan Tambak Rusak

337

PEKALONGAN-Pintu bendungan air laut di Barat Krematorium, Kelurahan Kandang Panjang, Kecamatan Pekalongan Utara, Kota Pekalongan, jebol, Rabu (28/5) kemarin. Akibatnya, ratusan hektare tambak ikan yang tersebar di Kelurahan Kandang Panjang, Bandengan dan Pabean, Kecamatan Pekalongan Utara, rusak berat. Demikian juga dengan ratusan rumah warga, ikut tergenang akibat luapan air laut tersebut.
Sanusi, 42, warga Kelurahan Kandang Panjang, mengungkapkan bahwa sebelum bendungan jebol, warga telah melapor ke pihak kelurahan. Namun tidak direspon, sehingga puluhan warga dari Kelurahan Kandang Panjang dan Bandengan, mengadakan gotong royong menutup bendungan tersebut dengan karung pasir. ”Hasilnya, air tetap saja masuk dan merangsek di tiga kelurahan, yakni Kandang Panjang, Pabean dan Bandengan,” ungkap Sanusi.
Dalam kesempatan tersebut, Ketua Kelompok Tani Tambak Muara Rejeki, Miftahudin mengungkapkan bahwa jebolnya bendungan tersebut, ratusan hektare tambak milik para petani ikut rusak. Selain itu, permukiman warga yang ada di tiga kelurahan di Pekalongan Utara, yakni Kelurahan Kandang Panjang, Bandengan dan Kelurahan Pabean ikut tergenang banjir rob. ”Ada sekitar 34 hektare tambak ikan yang siap panen, juga ikut rusak akibat jebolnya bendungan ini,” tandas Miftahudin.
Miftahudin menyesalkan sikap Pemkot Pekalongan yang tidak bertindak cepat mengatasi jebolnya bendungan tersebut. Padahal, warga sudah melapor ke kelurahan dan ke Pemkot Pekalongan sejak Januari lalu, sebelum bendungan tersebut benar-benar jebol. ”Kini, berapa kerugian yang harus kami tanggung, akibat jebolnya bendungan ini?” sesal Miftahudin.
Sementara itu, terkait musibah banjir rob yang menimpa petani tambak ikan, Wali Kota Pekalongan, Basyir Ahmad berjanji akan membantu petani tambak yang mengalami kerugian dengan dana bantuan dari Pemprov Jateng pada APBD I tahun 2014 ini. ”Kalau tidak ada perubahan, gubernur akan membantu sebesar Rp 300 juta untuk petani tambak. Kami masih mendata petani yang mengalami kerugian tersebut,” tegas wali kota. (thd/ida)