Langsung Bidik Kejurprov

283


SEMARANG – Kepengurusan Pengkot Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Kota Semarang periode 2013-2017 di bawah pimpinan Syafi’i kemarin resmi dilantik di Gedung Kenotariatan Universitas Diponegoro Semarang.
Berbagai program mulai dicanangkan oleh Syafi’i yang pada periode kepengurusan 2011-2013 lalu juga menjabat sebagai Ketua Umum Percasi Kota Semarang menggantikan kepemimpinan Paulus. Ditemui usai pelantikan kemarin, Syafi’i menegaskan Kota Semarang bertekad untuk mempertahankan gelar juara umum Kejurprov Jateng 2014 yang akan digelar di Kota Brebes 15 Juni 2014 nanti.
”Dalam tiga tahun terakhir yaitu Kejurprov Semarang 2011, Kejurprov Solo 2012 dan Kejurprov Purwokerto 2013 kita selalu berhasil menjadi juara umum. Nah di Brebes besok target kita mempertahankan gelar itu dengan target sama pada Kejurprov 2013 yaitu 13 emas,” katanya
kemarin.
Jika ditilik secara kekuatan pecatur Kota Semarang, pria yang juga berprofesi sebagai dokter itu optimis Semarang mampu memperpanjang rekor juara umum Kejurprov Jateng. ”Untuk yang junior jika dilihat dari invitasi catur tingkat Jateng beberapa waktu lalu Semarang masih mendominasi baik putra maupun putri. Makanya kita optimistis besok bisa mempertahankan gelar juara umum Kejurprov,” bebernya.
Lebih lanjut Syafi’i mengatakan, di kepengurusan keduanya saat ini, Percasi Kota Semarang juga akan terus menggeber pembinaan atlet usia muda agar ke depan harapannya Percasi Semarang bisa terus menyuplai atlet-atlet potensial di kancah provinsi maupun nasional. ”Sejak 2011 atlet kita selalu menjadi langganan medali di Kejurnas. Terakhir atlet asal Semarang Evi Yuliana juga akan berangkat ke Peru untuk mengikuti kejuaraan. Dan nantinya kita memang akan fokus ke atlet-atlet junior, untuk yang sudah senior kita arahkan untuk menjadi pelatih,” terang pria kelahiran Kendal, 7 Oktober 1967 itu.
Sementara Wakil Ketua Umum Percasi, Syahrul Qirom ditemui di tempat yang sama kemarin mengatakan, selain pembinaan, kepengurusan Percasi Semarang periode sekarang juga berkeinginan untuk mengembangkan fasilitas catur yang dimiliki Kota Semarang. ”Mimpi kita nantinya juga ingin memiliki rumah catur yang dilengkapi dengan software maupun buku-buku untuk pengembangan atlet. Dan saya kira di kepengurusan ini kesempatan untuk menggandeng pihak-pihak terkait bisa lebih besar,” terang Syahrul. (bas/ric/ce1)