Bidik Calon Tersangka

272

BARUSARI – Kasus dugaan korupsi dana Koperasi Prakarti Jasa Marga tahun 2008 senilai Rp 7,5 miliar terus bergulir di Unit Tipikor Satreskrim Polrestabes Semarang. Penyidik mulai membidik calon tersangka menyusul sudah diterbitkannya surat perintah penyelidikan kasus korupsi tersebut. Saat ini penyidik fokus menelusuri bagaimana dana bisa cair dan bagaimana prosedurnya.
Kasatreskrim Polrestabes Semarang AKBP Wika Hardianto mengatakan, sejumlah karyawan Koperasi Prakarti Jasa Marga Semarang sudah dimintai keterangan. Saat ini pihaknya akan menjadwalkan untuk memeriksa BNI Cabang Temanggung. ”Masih terus kami dalami, anggota masih mengumpulkan barang bukti. Terutama dari Bank BNI Temanggung,” katanya.
Sebelumnya sejumlah karyawan Koperasi Prakarti Jasa Marga Semarang termasuk akunting sudah dimintai keterrangan. Pemeriksaan Akunting Koperasi Prakarti Jasa Marga Semarang untuk menelusuri ke mana dana pinjaman Rp 7,5 miliar dari BNI Cabang Temanggung tersebut mengalir. Hasilnya, diakui jika dana itu sebagian digunakan membeli mobil inventaris dan sebagian digunakan untuk pinjaman anggota koperasi. ”Sebagian digunakan, tapi ada yang belum bisa dipertanggungjawabkan. Sejumlah karyawan bahkan hanya digunakan namanya saja,” imbuhnya.
Selain memeriksa saksi, Unit Tipikor masih menunggu hasil audit Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Jateng. Hasil itu, nantinya akan digunakan modal awal untuk menelusuri kasus itu. (fth/ton/ce1)