Final Dikuasai Tim Unggulan

295

MAGELANG – Hasil positif tim unggulan di babak delapan besar berlanjut hingga ke final Djarum Foundation Kejuaraan Bulu Tangkis Beregu Antar SD/MI Se-Kota Magelang, yang berlangsung hari Minggu (1/6) kemarin di GOR Samapta, Sanden Kota Magelang.
Hasil pertandingan semifinal kelompok putra, mempertemukan tim unggulan satu SD Magelang VI dengan unggulan dua SD Tarakanita. Di kelompok putri, unggulan pertama SD Tarakanita, melenggang mulus ke final. Mereka berjumpa dengan unggulan empat SD Magersari II. Sementara pertarungan di babak puncak, kelompok putra dimenangkan oleh SD Magelang VI. Sedangkan di kelompok putri dimenangkan oleh SD Tarakanita.
Final putra SD Magelang VI melawan SD Tarakanita, sudah diprediksikan bakal terjadi sejak keduanya masuk ke babak semifinal. Panitia pertandingan, Kukuh Santoso menuturkan, laga tunggal pertama dari tiga pertandingan yang dimainkan setiap tim, biasanya menjadi titik evaluasi untuk mengukur kemampuan.
”Dua tim ini tampil dominan saat pertandingan pertama di babak semifinal. Mereka mampu mencatatkan skor yang cukup mencolok. Jadi, strateginya di game pertama dan memang dari sini untuk membaca lawan. Setelah game kedua pertandingan ganda dimainkan, tim putra Magelang VI maupun Tarakanita ternyata memang mampu menang,” tuturnya.
Pada pertandingan semifinal yang berlangsung Minggu pagi kemarin, SD Magelang VI dengan pemain Erwiyn Rahardians Putra/Atanatius Yona Rangga Satria, menghadapi tim unggulan tiga SD Potrobangsan III, yang diperkuat tiga pemain Hafidz Nurrohman/ Rafi Haritz Ardianyah/ Muhammad Azis Nasaruddin. Hasilnya, SD Magelang VI memetik kemenangan poin 2-0.
Pertandingan pertama laga tunggal, Erwiyn menang mudah atas Hafidz 21-11, 21-10. Pada game kedua pemainan ganda, Erwiyn/Rangga tidak kesulitan menambah poin kemenangan dengan skor 21-9, 21-3 dari Hafidz/Rafi.
Kemenangan 2-0 itu juga diperoleh tim putra SD Tarakanita saat partai semifinal beradu dengan SD Gelangan VI. Prestasi kejutan SD Gelangan VI sebagai tim non-unggulan yang mampu maju ke semifinal, sayangnya harus terhenti di sini. Aditya Rio Febrian dan Valentino Rio Rajasa, wakil dari SD Gelangan VI, takluk oleh andalan SD Tarakanita Christian Mosses Anderson dan Dhimas Antaka Putra.
Di laga tunggal, Mosses menundukkan Aditya dengan skor 21-6, 21-8. Pada laga ganda, SD Tarakanita mencatatkan kemenangan straight set 21-13, 21-9.
Di bagian putri, unggulan satu SD Tarakanita memperoleh poin 2-0 saat semifinal menghadapi tim non-unggulan SD Potrobangsan III, yang diperkuat tiga pemain. Yakni, Karenia Taryssa Usnadilla, Maya Septi Trisnaningrum dan Iffat Khansa Hanifah.
Tim putri SD Tarakanita yang juga menurunkan tiga pemain— B.T.A Jeanita Sechtisima, Valencia Nathania Santoso dan Angela Bella Marhsanda— mencatatkan hasil kemenangan penuh straight set di laga tunggal maupun ganda. Jeanita menang telak 21-2, 21-0 dari Karenia. Sedangkan di laga ganda, Nathania/Angela unggul 21-1, 21-3 atas Karenia/Maya Septi.
Adapun unggulan empat SD Magersari II, memperoleh tiket final dari SD Magelang IV. Namun, SD Magersari II yang membawa Veronica Kusuma Dewi/Firdausi Chaesary Trisnanti, harus berjuang melalui tiga pertandingan melawan Indnes Marinda/ Siti Maesaroh. Pada pertandingan pertama laga tunggal, Veronica kalah oleh Indnes 15-21, 16-21.
Berlanjut pertandingan kedua laga ganda, SD Magersari II mampu menyamakan posisi poin 1-1 setelah menang 21-19, 21-14. Sedangkan di pertandingan ketiga sebagai penentuan, Firdausi sebagai pemain kedua SD Magersari II, membalikkan keadaan dengan mengalahkan Siti Maesaroh 21-6, 21-5.
Jalannya pertandingan semifinal hingga final kelompok putra maupun putri berlangsung semarak. Setiap pukulan yang menghasilkan skor atau melenceng keluar lapangan mendapat aplaus penonton.
Kukuh Santoso mengungkapkan, jadwal pertandingan selama tiga hari sengaja disusun berakhir di hari Minggu atau hari libur. Hal ini supaya pemain yang lolos ke babak puncak mendapat dukungan orang tua yang ikut hadir di lapangan, maupun support dari teman sekolah dan guru pendamping.
”Kejuaraan antar-sekolah tingkat SD dan MI ini diselenggarakan bekerja sama dengan dinas terkait. Semoga akan tumbuh pemain-pemain bulu tangkis andal dari sekolah,” ujar Kukuh. (fiq/adv/lis/ce1)