Okupansi KA Maharani Memuaskan

312

SEMARANG – Resmi beroperasi Minggu (1/6) kemarin, tingkat keterisian penumpang atau okupansi pada rangkaian KA Maharani jurusan Semarang-Surabaya terbilang cukup memuaskan. Dengan menggunakan rangkain lima gerbong, pada hari pertama KA Maharani sudah mengangkut 178 penumpang.
Vice President PT KAI Daop IV Semarang, Wawan Ariyanto mengatakan, setidaknya okupansi KA Maharani yang diberangkatkan dari Surabaya mampu mencapai 40 persen. Bahkan, untuk perjalanan sebaliknya, dari Semarang 188 tiket sudah terjual. ”Minggu pagi tiba di Semarang Poncol tepat waktu sekitar pukul 10.21 dan kembali berangkat ke Surabaya pukul 13.50,” katanya, kemarin.
Ditambahkan, pada masa promo ini, rangkaian KA Maharani masih menggunakan lima gerbong dari delapan gerbong yang direncanakan. Gerbong akan ditambah, jika permintaan pasar semakin tinggi. ”Kita akan lihat hasilnya setelah melakukan evaluasi dalam beberapa hari ke depan. Jika memang permintaan tinggi tentu gerbong akan kita tambah,” imbuhnya.
Wawan mengaku, dengan okupansi di hari pertama yang cukup tinggi, KA Maharani akan bisa menjadi alternatif KA Semarang-Surabaya selain menggunakan KA dari Jakarta. Pasalnya, selama ini potensi pasar penumpang dengan tujuan Surabaya sangat besar. ”Peminatnya sebenarnya banyak, karena memang masih baru jadi belum banyak yang tahu,” ujarnya.
Dia berharap, dihari-hari berikutnya, okupansi mampu menembus sampai 70 persen sebagaimana yang ditargetkan. Apalagi, hanya dengan harga tiket senilai Rp 55 ribu.
Sementara itu, terkait dengan mulai diberlakukannya Gapeka baru per 1 Juni ini, Humas Daop IV Semarang Suprapto mengaku, semua perjalanan KA berjalan dengan lancar kecuali KA Harina tujuan Bandung Surabaya, yang tertunda hingga 3 jam. Penundaan terjadi akibat anjloknya KA Argo Parahiyangan di Cisomang (wilayah Daop 2 Bandung) pada Sabtu (31/5). ”Semua perjalanan tidak ada kendala baik yang KA lokal maupun yang terusan. Bahkan tiket untuk kelas Eksekutif dan bisnis mulai tanggal 1 hingga 3 Juni sudah terjual habis,” tandasnya. (aln/jpnn/smu/ce1)