Pesona Al di Konser Teaser Reunion

326

TEMANGGUNG — DJ Al Ghazali, putra sulung musisi Ahmad Dani dan Maia Estianti, menjadi magnet ribuan warga Temanggung, pada gelaran Teaser Reunion, Minggu (1/6) malam lalu, di lapangan parkir DPRD Temanggung.
Selain Al, sejumlah band lokal juga turut memeriahkan selain Teaser. Yakni, Teh Susu, JawaRock, Romeo Juliet, Dr-X, dan lainnya. Sebelum Al manggung, sejumlah band lokal tampil atraktif.
JawaRock, misalnya, menjadi salah satu band yang menyita perhatian ribuan kawula muda, karena lagu-lagu karyanya begitu akrab di telinga masyarakat daerah penghasil tembakau tersebut.
”Kami senang dengan konser ini. Sebab ini pelajaran tentang bagaimana membuat konser berstandar internasional,” kata Wawan, dedengkot Teaser, yang kini menjadi tangan kanan Ahmad Dhani di Republik Cinta Manajemen.
Pada konser tersebut, sembilan lagu disajikan Teaser, dengan begitu sempurna. Kendati telah belasan tahun terpisah, namun permainan mereka cukup membuat decak kagum para penonton. Dua vokalis yang disandingkan, mampu menawarkan pesona lain. ”Lima lagu sendiri, yang lainnya lagu dari band lain,” ucap Wawan.
Pukul 22.15, ribuan penonton— khususnya remaja perempuan— berteriak histeris melihat Al menaiki panggung. Al yang langsung menggotong gitar dan memainkan lagu Kurayu Bidadari dan Angin, mampu membuat penonton terpesona. Lambaian tangan Al membuat penonton semakin histeris menjerit.
Usai memainkan dua lagu, pick gitar yang digunakan Al, menjadi rebutan penonton, setelah dilemparkan ke tengah kerumunan.
Al berpindah dari gitar ke panggung DJ untuk memainkan musik elektronik. Penonton semakin dibuat kagum dengan penampilan Al yang begitu sempurna. ”Meski jumlah penonton hanya sekitar 1.000 orang, jauh dari target kami, yakni 3.000 orang, kami tetap puas menggelar konser ini dan kami akan melakukannya lagi,” ucap Wawan, sang basis Mahadewa.
Meninggalkan panggung, Al masih dikejar-kejar fans fanatiknya, yang ingin berfoto bersama. Polisi terpaksa membuat barikade khusus untuk memberi jalan bagi Al, untuk kembali ke ruang transit di kantor DPRD. ”Saya ingin foto sama Al, saya suka sekali,” tutur Farah, 16, salah satu fans berat Al, yang rela berdesak-desakan di antara kerumunan massa.
Tidak hanya Farah, ratusan remaja lain juga bersikap sama. Teriakan histeris para fans, disambut senyuman manis dan lambaian tangan Al. ”Tapi tidak bisa foto sama Al, soalnya dijaga ketat sama pak polisi,” keluh siswi SMA 3 Temanggung itu. (zah/isk/ce1)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.