Pasar Percontohan Dikeluhkan Pedagang

284

TEMANGGUNG — Kondisi Pasar Temanggung Permai (eks Plasa Temanggung) memprihatinkan. Sebagai pasar tradisional percontohan, Temanggung Permai, tak semanis namanya. Pasar itu sepi pembeli. Akibatnya, sejumlah pedagang mengaku rugi.
Terkait hal itu, sejumlah pedagang meminta agar jalur angkutan kota (angkot) masuk ke dalam pasar. Tuntutan tersebut masuk akal. Dengan adanya angkot masuk ke kawasan pasar, maka jumlah pengunjung yang datang jauh lebih banyak.
”Kurang lebih, sudah dua bulan saya berdagang di sini, kondisinya belum ada perubahan,” kata Yoso, 42, salah satu pedagang.
Yoso mengatakan, sepinya aktivitas jual beli, karena belum semua angkutan umum masuk ke dalam terminal angkot, yang berada di pusat Pasar Temanggung Permai.
Padahal, sebelum dibangun, semua angkot masuk ke dalam terminal. ”Utamanya untuk angkot jurusan Kandangan, sampai saat ini belum mau masuk ke dalam pasar. Mereka masih mangkal di depan Pasar Kliwon. Ini yang menyebabkan kondisi pasar tidak berubah sejak dua bulan lalu.”
Selain itu, kata dia, belum ada tindak lanjut pemerintah untuk mengelola pasar tersebut. Kondisi ini, membuat pedagang yang mempunyai los maupun kios, enggan kembali berdagang di pasar. (zah/isk/ce1)