Proyek RSUD Harus Tepat Waktu

327

BATANG—Pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Limpung senilai Rp 22 miliar di Desa/Kecamatan Limpung, Kabupaten Batang terus dikebut. Kini pembangunan RSUD oleh PT Citra Anak Bangsa (CAB) tersebut telah memasuki tahap II, berupa pembangunan gedung poliklinik dan administrasi dengan alokasi dana awal Rp 3,3 miliar. Rencananya, pembangunan tahap II akan selesai pada November mendatang.
Kepala Bagian Pengendalian Pembangunan Pemkab Batang Ari Yudianto, Selasa (3/6) meminta rekanan proyek harus disiplin dalam menyelesaikan proyek. Menurutnya, rekanan tidak boleh mengerjakan pembangunan RSUD Limpung dengan mensubkontrakkan pada pihak lain. “Proyek ini adalah proyek unggulan Pemkab Batang untuk tahun anggaran 2014. Untuk itu, harus dikerjakan dengan benar, jangan sampai proyek ini diberikan lagi pada orang lain, harus sesuai tugas dan tanggung jawab masing-masing,” tandas Ari saat meninjau pembangunan, kemarin.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Batang Slamet Riyanto mengatakan, anggaran Rp 3,3 miliar untuk tahap II berasal dari APBD Batang 2014. “Pembangunan dengan anggaran yang bersumber dari APBD harus selesai tepat waktu sesuai dengan kesepakatan, yakni pembangunan tahap II ini ditargetkan selesai dalam 180 hari dan berakhir pada 18 November 2014,” kata Slamet.
Slamet juga menegaskan untuk mempercepat penyelesaian, telah ditandatangani kontrak kesepakatan antara Direktur PT Citra Anak Bangsa (CAB) dan pejabat pembuat komitmen (PPK) di aula Dinas Kesehatan Kabupaten Batang. Menurutnya, kesempatan tersebut digunakan untuk menjaga agar pembangunan RSUD sesuai dengan target.
Sementara itu, Pejabat Pembuat Komiten (PPK) Dinas Kesehatan Bustanul Arifin menegaskan, pemutusan kontrak terhadap penyedia jasa atau rekanan mungkin dilakukan jika dalam realisasi pembangunan tak sesuai kesepakatan. “Hal itu adalah langkah akhir jika penyedia jasa atau rekanan tak menggubris mekanisme surat teguran. Dalam pelaksanaan proyek ini PPK, KPA, PPTK dan PPHP bakal melakukan monitoring mingguan dengan ketat,” tegas Bustanul Arifin.
Pembangunan RSUD Limpung akan menelan anggaran Rp 22 miliar. Dana tersebut untuk membangun gedung rawat inap, instalasi bedah sentral, instalasi gizi, intesive care unit (ICU), mekanikal eletrikal kawasan dan prasarana rumah sakit. “Proyek Rumah Sakit Limpung baru ini selesai pada 2016,” tutur Bustanul Arifin. (thd/ton)