Desak Penyelesaian Pembangunan Pasar Projo

290

UNGARAN-Pedagang Pasar Projo Ambarawa yang saat ini menempati pasar darurat di kawasan Jalan Baru, Ambarawa meminta Pemkab Semarang segera menyelesaikan pembangunan Pasar Projo yang ludes terbakar Juli 2012 silam. Saat ini pembangunan Pasar Projo baru selesai tahap I.
Menurut salah pedagang Pasar Projo Ambarawa, Solichin, 40, mayoritas pedagang mengharapkan pembangunan Pasar Projo segera diselesaikan. Sebab, pedagang sudah merasa jenuh berjualan di pasar sementara yang minim fasilitas.
“Pedagang sudah menunggu, tapi belum ada aktivitas pembangunan lagi. Kami harap pembangunannya segera selesai dan pedagang segera pindahan ke pasar baru. Kalau ditunda-tundang, menyengsarakan kami. Karena selama ini pedagang tercerai berai, ada yang jualan di sana dan sini yang akhirnya menimbulkan kecemburuan,” tutur Solichin, Rabu (4/6) kemarin.
Menurutnya, pedagang hanya bisa pasrah menunggu hasil kerja Pemkab Semarang. Pedagang berharap pembangunan tahap II segera direalisasikan sehingga pembangunan Pasar Projo dapat secepatnya selesai dan bisa segera ditempati.
“Saya juga heran, kenapa tidak juga dikerjakan. Padahal sudah ada sosialisasi, meminta pedagang di dekat bangunan segera pindah. Tetapi sampai sekarang belum ada kegiatan apapun. Tahapan pembangunan saja seperti mendatangkan material, tidak ada,” katanya. 
Terpisah Ketua Unit Layanan Pengadaan (ULP) Kabupaten Semarang, Sunarto mengatakan bahwa lelang proyek pembangunan kembali Pasar Projo Tahap II sempat gagal. Hal itu disebabkan peserta lelang tidak ada yang memenuhi persyaratan, sehingga harus dilelang ulang. Namun setelah dilakukan lelang ulang, akhirnya ada pemenangnya yakni PT Handaru Adi Putra. Sehingga pembangunan fisik pasar terbesar di Ambarawa yang menampung ribuan pedagang itu akan dilanjutkan kembali.
“Sekarang pemenangnya sudah ada, tinggal diterbitkan Surat Penetapan Penunjukkan Barang dan Jasa (SPPBJ). Kemudian dalam waktu 14 hari lagi kontrak kerja, dilanjutkan pengerjaan fisiknya. Pekerjaan fisik dapat segera dilaksanakan setelah ada SPPBJ dan kontrak kerja,” tuturnya. (tyo/ida)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.