Ayah Perkosa Anak Kandung

977

WONOSOBO – Kasus kekerasan terhadap anak-anak makin menjadi. Kali ini, di Wonosobo— tepatnya di wilayah Mojotengah— seorang ayah tega memerkosa anak gadisnya sendiri, yang masih berusia 9 tahun. Sang ayah, berinisial Am, 49, sudah diamankan polisi. Ia mengakui perbuatannya, karena tak tahan melihat tubuh si anak saat tidur bareng. Am mengaku kalap, lantaran sudah 2 minggu tak berhubungan intim dengan sang istri.
Kembang— sebut saja begitu (bukan nama sebenarnya)— dicabuli, ketika sang ibu kandung, tak berada di rumah. Kasus pemerkosaan terjadi saat M, inisial si ibu kandung, tengah membantu memasak di tempat saudaranya yang sedang punya hajatan.
Pasangan Am dan istrinya, M, punyai 5 anak. Si sulung bekerja di perantauan. Sedangkan Kembang merupakan anak ketiga. Ia tinggal serumah dengan orang tua; satu kakak, serta dua adik.
Hari itu, sekitar pukul 07.00, M pergi ke rumah kerabatnya, membantu memasak, karena si kerabat tengah punya hajatan keluarga. Ia pergi bareng kakak dan adik korban. Di rumah, korban bersama adik dan sang ayah.
Nah, setelah hajatan selesai, sekitar pukul 02.00, M pulang ke rumah. Sampai di depan rumah, beberapa kali pintu diketuk, tidak ada yang membuka. Karenanya, M pergi lagi ke rumah kerabat.
”Saya balik lagi ke rumah saudara yang punya hajatan, karena dua anak saya sudah ngantuk,” kata M, saat mendatangi Mapolres Wonosobo, kemarin. Paginya, sekitar pukul 06.00, M bersama dua anaknya, pulang ke rumah. Saat itu, pintu sudah terbuka.
Dia lantas menuju ke kamar korban. Sang ibu kaget, karena menemukan selimut yang dipakai korban, berlumuran darah. M lantas bertanya pada korban. Korban tak serta-merta menjawab. Ia tampak ketakutan. Sang ibu penasaran. Setengah memaksa, ia mengecek kemaluan korban.
”Saya tanya anak saya, tapi diam saja. Hanya menangis,” sesalnya.  
M pun kaget bukan kepalang, mengetahui kemaluan buah hatinya terluka dan robek. M membawa korban ke bidan desa untuk diperiksa. Oleh bidan desa, M dibawa ke Unit Pelayanan Informasi Perempuan dan Anak (UPIPA) Wonosobo. ”Setelah kami dekati secara baik, korban mengaku kemaluannya diraba-raba dan kemudian disetubuhi oleh bapaknya sendiri,” kata salah seorang aktivis UPIPA.
Kapolres Wonosobo AKBP Agus Pujianto mengatakan, setelah mendapatkan laporan, pihaknya langsung memanggil ayah korban. Hasil pemeriksaan, pelaku mengakui perbuatannya.
Diperoleh keterangan, pada malam kejadian, pelaku bersama dua anaknya menonton televisi. Setelah adik laki-laki korban tidur, pelaku langsung mendekap korban dan memerkosanya. ”Pelaku benar-benar kalap, memaksa anaknya melayani nafsunya,” kata AKBP Agus.
Agus mengatakan, saat ditanya hubungannya dengan sang istri, pelaku menjawab tidak ada masalah. ”Hanya saja, selama 2 minggu sebelum kejadian, pelaku tidak berhubungan suami istri dengan M, karena ketiga anaknya selalu tidur bersama M,” ujarnya.
Saat ini, pelaku masih mendekam di ruang tahanan Polres Wonosobo. Ia bakal dijerat dengan sangkaan melakukan perbuatan cabul atau persetubuhan terhadap anak di bawah umur, sesuai pasal 81 dan atau 82 UU RI No 23 tahun 2014 tentang Perlindungan Anak. Ancaman hukumannya, minimal 3 tahun penjara. ”Kami juga masih mendalami kemungkinan pelaku sudah berulang kali melakukan perbuatannya atau bahkan adanya korban lain.” (ali/lis/ce1)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.