Rp 450 M untuk Bangun Unnes

448

SEKARAN — Universitas Negeri Semarang (Unnes) terus berbenah. Rencana induk pembangunan gedung pendidikan baru telah diluncurkan. Proyek pembangunan gedung baru ini membutuhkan dana sekitar 45,4 juta dolar Amerika Serikat atau sekitar Rp 540 miliar.
Rektor Universitas Negeri Semarang (Unnes) Fathur Rokhman mengatakan, pembangunan gedung baru terdiri atas dua gedung training centre, gedung Fakultas Ekonomi (3), Laboratorium Terpadu (1), gedung Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat dan Lembaga Pengembangan Pendidikan dan Profesi (1), satu blok kampung budaya, Fakultas Ilmu Pendidikan (1), Fakultas MIPA (1), Fakultas Teknik (1), Fakultas Ilmu Keolahragaan (1), dan Fakultas Hukum (1).
Sedangkan untuk proyek renovasi meliputi gedung Rektorat, Auditorium, Dekanat Fakultas Ilmu Sosial, dan masjid. Sebagian besar didanai oleh Islamic Development Bank (IDB) senilai 36,1 juta dolar AS, dan sisanya didanai pemerintah RI sebesar 9,3 juta dolar. Proyek telah dimulai tahun 2011 lalu dan ditargetkan selesai 2016 mendatang.
”Tahun 2012, saat itu Unnes memiliki 23.000 mahasiswa dan di tahun itu Unnes memproyeksikan pada 2016 mendatang akan punya 45.000 mahasiswa sehingga membutuhkan banyak bangunan baru, laboratorium baru, serta sarana dan prasarana lain. Untuk mengimbangi meningkatnya mahasiswa itu Unnes sangat memerlukan lebih banyak fasilitas untuk mahasiswa tersebut,” kata Fathur.
Fathur juga mengemukakan, semua gedung ini nantinya dibangun dengan prinsip green building atau bangunan hijau. Unnes sebagai universitas konservasi sampai saat ini belum punya satu pun green building. ”Bila ada tanaman pohon di kampus Unnes yang terpaksa ditebang untuk pembangunan proyek ini, pihak developer akan menggantinya menanam 5 kali lipat jumlah pohon yang ditebang baik ditanam di dalam kampus maupun di luar kampus Unnnes,” kata Fathur. (mg1/ton/ce1)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.