Dewan Dukung Karaoke Syariah

425

DEMAK–DPRD Demak mendukung legalisasi karaoke Syariah di Kota Wali. Wakil Ketua DPRD Demak Mugiyono mengungkapkan, sejauh ini belum ada peraturan daerah (perda) yang memayungi soal karaoke. Namun, realitas di lapangan, justru karaoke tumbuh subur di berbagai tempat, baik di Kota Demak, Kecamatan Mranggen dan tempat lainnya di wilayah Kota Wali. Bahkan, karaoke juga berdiri di dekat Rumah Dinas Bupati dan Wakil Bupati.
“Karena itu, kita tantang Pemkab apakah mau melegalkan karaoke syariah atau tidak. Sebab, sejauh ini karaoke liar yang bermunculan justru dibiarkan dan tidak ada penertiban,”ujar Mugiyono usai rapat koordinasi dengan pemkab di gedung DPRD Demak, Jalan Sultan Trenggono, kemarin.
Menurutnya, pihaknya telah menyampaikan kepada pemkab supaya karaoke liar ditertibkan. Namun, lantaran tidak dapat ditertibkan lebih baik melegalkan karaoke syariah. Artinya, di tempat karaoke tersebut tidak boleh menjual minum-minuman keras (miras) maupun pemandu karaoke (PK) yang berpakaian minimalis.
Dia menambahkan, selama ini pemkab mengalami kerugian dua hal. Yakni, tidak adanya aturan serta tidak adanya pemasukan dari pajak karaoke. “Padahal, pajak karaoke itu bisa mencapai 70 persen,”katanya.
Dengan adanya perda yang melegalkan karaoke syariah, maka ada pemasukan PAD. “Soal teknis bagaimana perda karaoke syariah itu, bisa dibahas bersama,”ujar Mugiyono.  (hib/aro)