Simulasi, Tindak Tegas Para Perusuh Pilpres

288

MUNGKID — Jelang pelaksanaan pemilihan presiden (pilpres) pada 9 Juli mendatang, jajaran Polres Magelang melakukan simulasi penanganan kerusuhan. Simulasi digelar di Jalan Soekarno Hatta, persisnya depan Pemkab Magelang. Polisi menerapkan sistem pengamanan secara berlapis. Mulai negosiasi hingga penindakan dengan senjata.     
”Kita akan tindak tegas pelaku pembuat onar di pilpres,” janji Kapolres Magelang AKBP Murbani Budi Pitono, di sela-sela simulasi pengamanan pilpres, kemarin. Selama simulasi, jalan di depan Pemkab Magelang ditutup. Para pengguna jalan dilewatkan melalui jalur alternatif.     
Pihaknya tetap mengedepankan pendekatan persuasif dalam mengantisipasi gangguan kamtibmas. Namun, jika tidak bisa dikendalikan, pihaknya juga sudah siap mengantisipasi.
Saat situasi tak terkendali, Polres Magelang menerjunkan satuan satwa yang membawa anjing. Ada juga Tim Reaksi Cepat (TRC) yang bersenjata lengkap. Polisi juga menggunakan gas air mata dan water canon untuk membubarkan massa.

Latihan dan simulasi ini sempat diulang beberapa kali untuk memberi penekanan titik rawan kerusuhan. ”Pengulangan ini dimaksudkan agar anggota memahami betul titik krusial pemilu dan apa yang harus dilakukan untuk menanganinya,” tegas AKBP Murbani.     
Kepala Bagian (Kabag) Ops Polres Kabupaten Magelang Kompol Soedijarto menambahkan pihaknya menyiapkan 853 personel untuk pengamanan pilpres. ”Kami menggunakan pola pengamanan 2:9:18. Yakni dua polisi mengamankan 9 TPS dibantu 18 Linmas,” kata dia. (vie/lis/ce1)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.