Warung Terbakar, Pedagang Soto Tewas

374

SOLO–Sebuah warung soto di Jalan Jaya Wijaya, Kelurahan Mojosongo, Kecamatan Jebres, Jumat (6/6) pagi sekitar pukul 07.15 mendadak diliputi kepanikan. Seorang pengendara motor menabrak rak bensin di depan warung hingga menyulut api dan membakar tubuh pemilik warung, Gunadi Wasoni,54, warga Kendalrejo, Mojosongo, Jebres. Selain menghanguskan warung soto, peristiwa ini juga mengakibatkan pengendara motor dan seorang pembeli warung mengalami luka bakar.
Menurut keterangan yang dihimpun dari kepolisian, pengendara motor bernama Eko Hendro Setiawan,22, warga Samirukun, Plesungan, Gondangrejo, Karanganyar. Dalam kejadian ini, Eko yang mengendarai Yamaha Mio warna biru Nopol AD 6495 WZ menabrak rak bensin di depan warung soto milik Gunadi. “Pengendara itu menabrak rak bensin, hingga satu orang tewas dan dua terluka,” terang Kapolsek Jebres, Kompol Edison Pandjaitan, Jumat (6/6).
Kapolsek menjelaskan, Eko Hendro Setiawan melaju kencang dari arah barat menuju timur. Eko saat itu diduga dalam kondisi mengantuk dan tidak bisa mengontrol laju kendaraan. Motor yang melaju kencang dan tak terkendali itu akhirnya menabrak rak bensin. Botol bensin yang ditabrak langsung pecah dan tumpah. Nahas, tumpahan bensin tersulut api dan mengenai warung dan membakar tubuh Gunadi hingga tewas.
Ketika itu, imbuh Edison, posisi Gunadi diperkirakan dekat dengan rak bensin sehingga tubuhnya tersambar api dan ikut terbakar. Seorang korban yang tengah makan di dalam warung bernama Mujiono,47, warga Temuwuh Rt 04 Dlingo, Bantul, Jogjakarta ikut terkena sambaran api. Korban langsung dibawa ke Puskesmas Sibela, Mojosongo, untuk mendapatkan perawatan medis. Dijelaskan Edison, kondisi Muji terbakar 40 sampai 50 persen. “Eko terlihat melaju kencang 15 meter dari TKP,” tuturnya.
Mengenai kondisi Eko Hendro Setiawan, kapolsek menyatakan, pengendara motor yang menabrak warung soto tersebut dilarikan ke Rumah Sakit Dr. Oen Kandang Sapi, Jebres. Informasi yang diperoleh kapolsek, Eko terbakar hingga 95 persen. “Tadi kita temui di rumah sakit, ibu Eko masih pingsan melihat kondisi tersebut,” paparnya.
Disinggung penyebab peristiwa ini, Edison mengatakan, pihaknya masih mendalami kasus tersebut. Dugaan sementara, kebakaran bisa disebabkan percikan api dari motor, rokok, atau kompor. “Penyebabnya masih kita selidiki dan dalami,” terang Edison.
Di lokasi, saksi mata bernama Tri Wiyani ,41, warga Kendalrejo Rt 01 Rw 11, Mojosongo menjelaskan, saat itu dirinya tengah menjaga warung pakan hewan. Tiba-tiba seorang pembelinya mengabarkan jika ada pengendara motor yang ngebut. Dikatakan, motor itu datang dari arah barat Jalan Jaya Wijaya, Mojosongo, Jebres. Setelah perkataan itu, pembeli tersebut langsung masuk ke warungnya. “Setelah itu saya tidak tahu kondisinya, tiba-tiba warung pak Gunadi sudah terbakar,” tandasnya.
Melihat warung dan pemiliknya terbakar, warga langsung datang memberikan pertolongan. Tri juga menyebut, tiga mobil pemadam kebakaran (PMK) dating ke lokasi. Namun, saat itu kondisi api sudah kecil dan padam. “Saya takut dan masih trauma sampai sekarang ini,” terangnya. (yan/mas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.