Xenia Dihantam KA, Satu Tewas

277

KLATEN-Kecelakaan maut kembali terjadi di perlintasan Kereta Api (KA) tanpa palang pintu di Desa Taji, Kecamatan Prambanan, sekitar pukul 14.30, kemarin. KA Sidomukti yang melintas di lokasi menyambar mobil Daihatsu Xenia. Akibatnya, satu orang tewas dan kondisi mobil ringsek tak berbentuk.
Menurut keterangan, peristiwa tragis bermula ketika mobil Xenia yang dikemudikan Johan Tomi Sujono akan menyeberang perlintasan yang tidak berpalang pintu dari utara menuju selatan rel KA. Nahas, saat mobil masih berada di tengah rel, KA Sidomukti nomor lokomotif CC20403 dari arah Jogja melaju kencang. Jarak yang terlalu dekat membuat masinis KA tidak mampu menghentikan jalannya kereta.
Tabrakan tidak dapat dihindari. Mobil Daihatsu Xenia dengan nomor polisi AB 1469 GN ini terseret hingga belasan meter. Mobil baru berhenti setelah jatuh ke area persawahan. Akibat peristiwa ini, penumpang mobil Setyawan Widyasmoro tewas di lokasi kejadian. Warga asal Bumiharjo Lor, Sleman, Jogjakarta ini tewas akibat kepala terbentur benda keras.
Sedangkan sopir yang merupakan warga Cibatu, Cikarang, Bekasi mengalami luka parah di beberapa bagian tubuh. Warga yang mengetahui peristiwa tersebut langsung menghubungi pos polisi terdekat. Dua korban tabrakan KA ini akhirnya dievakuasi dan dilarikan ke rumah sakit.
Dibutuhkan waktu dua jam bagi polisi untuk mengevakuasi bangkai mobil yang kondisinya ringsek. Sebab, petugas harus mendatangkan alat berat untuk menarik mobil warna hitam tersebut. Kecelakaan ini pun menarik perhatian warga sekitar. Ada ratusan warga yang berada di lokasi kejadian untuk melihat secara dekat proses evakuasi.
Kasatlantas AKP Imam Zamroni mewakili Kapolres Klaten AKBP Nazirwan Adji Wibowo mengatakan, kecelakaan yang terjadi di perlintasan KA diduga karena minimnya fasilitas pengaman di sekitar perlintasan. Kondisi ini membuat pengemudi mobil tidak mengetahui jika akan ada KA yang melintas dari arah Jogja.
“Selain fasilitas yang kurang, diduga pengemudi mobil Xenia juga kurang hati-hati saat akan menyeberang perlintasan KA. Sehingga tidak mengetahui KA yang menuju Solo sudah dekat. Akhirnya saat berada di tengah perlintasan mobil tertabrak KA dan terseret hingga belasan meter,” ungkapnya.
Pihaknya masih akan menyelidiki bagaimana kronologi kecelakaan tersebut. Sejumlah saksi sudah menjalani pemeriksaan. Dia mengimbau masyarakat lebih hati-hati saat akan melintas di perlintasan rel KA. “Terutama perlintasan rel KA yang tidak berpalang pintu. Karena masih banyak perlintasan KA yang tidak dilengkapi palang pintu dengan jalur yang ramai,” imbuhnya. (oh/mas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.