Cetak Pelukis Handal, Buka Pawiyatan Seni Lukis

687

Melongok Acara Pembukaan Galeri Seni Lukis Raden Saleh Semarang

Sanggar Raden Saleh pada era 1960 pernah mencuat namanya sebagai salah satu sanggar seni lukis yang diperhitungkan di Kota Semarang. Nama sanggar seni ini diambil dari nama Raden Saleh, salah satu maestro seni lukis ternama asli Kota Lunpia. Sanggar ini telah banyak melahirkan seniman handal yang mampu bersaing di tingkat dunia.

SEIRING perjalanan waktu, Sanggar Raden Saleh mengalami pasang surut, bahkan vakum. Baru pada 2014 ini, sejumlah seniman yang dulu pernah tergabung dalam Sanggar Raden Saleh berkumpul guna membangkitkan dan mengembangkan dunia seni lukis di Kota Semarang. Maka tercetuslah untuk mendirikan Galeri Seni Lukis Raden Saleh. Para seniman lukis ingin kembali membangkitkan spirit sang Maestro Raden Saleh dalam mencetak pelukis-pelukis handal Kota Atlas.
Pembukaan galeri ini dilakukan Sabtu (7/6) kemarin di Jalan Puspowarno Raya No 50 Semarang. Acaranya cukup meriah, dihadiri sedikitnya 60 seniman lukis.
“Kita adalah orang seni yang bukan saja cinta dan hidup melalui seni khususnya seni lukis. Sanggar Raden Saleh yang dulu pernah menjadi ikon seni lukis di Indonesia kita bangkitkan dan kembangkan lagi untuk generasi muda agar terus dapat melihat dan turut andil dalam sebuah warisan paguyuban seni lukis dari nama besar sang maestro pelukis Raden Saleh,” kata Ketua Sanggar Seni Raden Saleh Wibowo Sanjaya, yang juga pelukis senior.
Hal senada dikatakan Wibowo Sanjaya dan Antock Adi Krisdianto sebagai Ketua Bidang Pawiyatan (pendidikan) seni lukis Sanggar Raden Saleh.
Menurut Antock, dibukanya Galeri Raden Saleh ini tidak hanya untuk pameran hasil lukisan para seniman saja, tapi juga mengembangkan pawiyatan atau pendidikan yang pada 1974 silam pernah berjaya dan menghasilkan pelukis-pelukis handal,
“Sekarang kita buka lagi untuk generasi muda dan masyarakat umum. Pawiyatan seni lukis kita bagi mulai tingkat dasar selama enam bulan, tingkat dewasa, dan tingkat umum (penghobi) seni lukis, “ bebernya.
Selain Wibowo Sanjaya dan Antock Adi Krisdianto, pawiyatan seni lukis ini juga diampu pelukis ternama seperti Iswi, Aryo Sunaryo, dan Kuncoro Warsono. “Rencananya, pawiyatan atau kelas seni lukis ini akan kami mulai September mendatang,” katanya. (ucl/aro)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.