Disabet Gobang, Motor Dirampas

305

BARUSARI – Pelaku perampasan bersenjata tajam kembali beraksi di Kota Atlas. Setidaknya dalam semalam, dua kasus perampasan bersajam terjadi di Semarang, Minggu (8/6) dini hari. Korbannya Wahyu Budi, 19, warga Sendangguwo, Tembalang. Motor Yamaha Vega R bernopol H 2024 JS miliknya dirampas pemuda bersajam saat melintas di Jalan Sisingamangaraja, Semarang, Minggu (8/6) dini hari. Tidak hanya itu, pelaku sempat memukul pakai balok dan merampas handphone dan uang korban.
Perampasan terjadi ketika Wahyu hendak pulang usai menikmati keindahan malam Kota Atlas. Dengan santai, ia mamacu kendaraan menerobos dinginnya udara malam. Sampai di lokasi, tiba-tiba ada dua pemuda menggunakan motor Suzuki NEX memepetnya. ”Saya diserempet di jalan, lantas dua pemuda itu turun,” akunya saat melapor.
Merasa tidak salah, Wahyu pun berhenti. Saat itu, seorang pemuda marah sembari meminta SIM dan STNK. Belum sempat mengeluarkan, tiba-tiba seorang pemuda lagi mengeluarkan senjata tajam dari balik jaketnya. ”Saya langsung dibacok, untungnya saya berhasil menghindar,” katanya.
Mendapati itu, seorang pelaku mengeluarkan balok dan langsung memukulnya. Pukulan keras membuat Wahyu akhirnya menyerah dan tidak berani melawan. Dalam kondisi itulah, pelaku merampas handphone dan dompet korban. ”Tidak berani melawan, takut dibacok. Pelaku kemudian membawa kabur motor dan dompet,” ujarnya.
Nasib serupa juga menimpa Siti Nurhuda, 32, warga asal Jatinegara, Jakarta Timur. Ia dirampas dan dikalungi celurit dua lelaki usai mengambil uang di ATM McD Jalan Pandanaran sekitar pukul 02.40. ”Begitu keluar ATM, tiba-tiba datang dan langsung menodongkan celurit,” akunya.
Spontan saja, nyalinya pun ciut dan akhirnya ia memilih untuk diam. Saat itulah, dua pemuda yang menggunakan motor Yamaha Mio merampas tas cangklong miliknya. Pelaku juga merampas kalung emas seberat 4 gram. ”Saya ingatnya pelaku pakai motor Yamaha Mio bernopol H 4872 UR. Saya tidak berani teriak, mereka membawa sajam,” katanya.
Usai mendapatkan barang rampasan, pelaku kabur ke arah Bergota. Pelaku merampas tas berisi sejumlah barang berharga. Yakni, kartu ATM, iPhone S4, BlackBerry, uang tunai Rp 1 juta, serta jam tangan Casio. Korban hanya bisa menangis setelah pelaku kabur di tengah kegelapan malam. ”Saya sedang menginap di Hotel Pandanaran, rencananya mau ambil duit malah dirampok,” ujarnya. Hingga kemarin, dua kasus perampasan itu masih dalam penyelidikan aparat Reskrim Polrestabes Semarang. (fth/aro/ce1)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.