Polisi Cepek Dilatih Pengaturan Lalulintas

357

UNGARAN-Satlantas Polres Semarang melakukan pembinaan terhadap 50 orang Polisi Cepek, yakni warga yang kerap mengatur lalulintas di persimpangan atau jalan rusak dengan berharap imbalan. Mereka dilatih tentang pengaturan lalulintas termasuk sopan santun ketika berada di jalanan.
Selanjutnya para Polisi Cepek itu dikukuhkan sebagai Sukarelawan Pengatur Lalulintas (Supeltas) yang berperan membantu kepolisian dalam pengaturan lalulintas. Kasat Lantas Polres Semarang, AKP Suwarsi mengatakan, awalnya para Polisi Cepek itu selalu kucing-kucingan dengan Kepolisian. Sebab tidak dibenarkan, warga sipil ikut mengatur lalu lintas. Namun sedikit banyak keberadaannya sangat membantu kepolisian, sehingga dilakukan pembinaan.
“Saya memiliki pemikiran untuk melakukan pembinaan terhadap mereka. Makanya, kami merangkul mereka untuk dididik tentang kelalulintasan. Minimal mereka bisa menjadi pelopor keselamatan berlalulintas,” kata Suwarsi, Kasat Lantas usai Apel Pengukuhan Supeltas di halaman Satlantas Polres Semarang, kemarin.
Tahap pertama ada 50 orang menjalani pelatihan sebagai Sukarelawan Pengatur Lalulintas (Supeltas) di Satlantas Polres Semarang. Pelatihan yang diberikan berupa pelatihan pengaturan lalu lintas termasuk sopan santun ketika berada di lapangan termasuk sukarela dengan tidak meminta imbalan. Satlantas juga memberikan kelengkapan meliputi rompi serta bendera khusus yang akan menyala pada malam hari.
“Nantinya mereka tetap kami pantau dan evaluasi kinerjanya. Keberadaan mereka cukup membantu seperti Supeltas di Surakarta, banyak membantu warga. Para Supeltas juga kami minta melapor, jika di wilayahnya ada kecelakaan atau kejadian menonjol,” ungkapnya.
Salah seorang Supeltas Suwarno, 56, warga Lemah Ireng, Bawen, sangat bersyukur adanya pelatihan dan pengukuhan sebagai Supeltas. Sebab selama ini ada pandangan Polisi Cepek membuat pengguna jalan tidak aman dan nyaman. Padahal Suwarno dan teman-temannya melakukan pengaturan lalulintas dengan sukarela. (tyo/ida)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.