Relawan Galang Seribu Tanda Tangan

321

KENDAL—Ratusan Pemuda yang tergabung dalam Pemuda Purin Kendal mendeklarasikan diri sebagai relawan setia pemenangan pasangan Capres-Cawapres, Jokowi-JK. Mereka menggalang dukungan warga dengan turun ke Jalan Pantura Purin Kendal sekaligus membagikan pin dan stiker Jokowi-JK.
Tidak hanya itu, mereka juga melakukan aksi seribu tandatangan setelah long march dari posko hingga ke Jalan Pantura. Aksi tandatangan tersebut dilakukan pada kain putih sepanjang 20 meter yang dibentangkan. 
Ketua Relawan Muda Purin Kendal, Pramono mengatakan bahwa aksi tersebut didukung elemen pemuda dari 20 kecamatan di Kendal. “Kami siap mengawal kinerja Jokowi-JK, jika terpilih sebagai presiden dan wakil presiden. Terutama pemberantasan korupsi dan kebijakan yang tidak pro rakyat. Kami sebagai relawan akan siap mengkritisi Jokowi-JK,” tandasnya.
Deklarasi tim pemenangan Jokowi-JK di Kabupaten Kendal, dipusatkan di Stadion Madya GOR Bahurekso. Ribuan kader maupun simpatisan partai koalisi pengusung Jokowi-JK dan relawan memenuhi GOR. Hadir para pemimpin partai tingkat Kabupaten Kendal, mulai dari PDIP, PKB, Partai Hanura, Partai Nasdem. Tampak Ketua Relawan Pemenangan Jokowi-JK Jawa Tengah yang juga Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo memberikan orasi. Hadir pula Ketua DPD PDIP Jateng, Heru Sudjatmiko dan Ketua DPC PDIP Kendal, Widya Kandi Susanti.
Dalam orasinya, Ganjar mengajak para relawan agar berkampanye secara damai yakni dengan tidak menjelek-jelekkan capres lain. Lebih baik menyebarkan sisi positifnya Jokowi-JK. “Relawan Jokowi-JK merupakan garda depan untuk menepis isu-isu jelek yang ditujukan pada mantan Wali Kota Solo yang juga Bocahe Dewe,” kata Ganjar yang memakai kaos merah bergambar Jokowi.
Bagi Ganjar, isu Jokowi adalah orang China dan non muslim, bagi Ganjar, tak perlu dipersoalkan. “Keturunan orang China ataupun non muslim, terus apa jadi masalah. Toh dia penduduk asli Indonesia dan belum pernah sekalipun menjadi atau memiliki dua kependudukan dari di negara lain,” tandasnya.
Ganjar menambahkan, sesuai dengan keinginan masyarakat Jawa Tengah, pasangan Jokowi-JK harus menang dengan suara 60 hingga 80 persen. (bud/ida)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.