Surat Edaran Picu Harga Gas Naik

306

MUNGKID — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magelang mengeluarkan surat edaran yang kontroversial. Surat yang dibuat oleh Plt Bupati Magelang Agung Trijaya, justru membuat harga gas melampung tinggi di atas harga eceran tertinggi (HET).
Ketua Fraksi PAN, Achmad Sarwo Edy mengatakan, surat edaran Bupati Magelang nomor 451/2204/04/2013 tanggal 30 November 2013, berisi HET elpiji 3 kg.
Menurut Sarwo Edy, dalam SE tersebut, terdapat keterangan yang menyebutkan tentang tambahan biaya angkut sebesar Rp 1.250 per tabung. Tambahan tersebut, membuat harga eceran gas melon yang seharusnya Rp 12.750, naik menjadi Rp 14.000 dari agen ke pangkalan.    ”Seharusnya, kenaikan harga dibicarakan terlebih dahulu secara baik-baik dengan rakyat, karena menyangkut hajat hidup orang banyak.
Dikatakan, meski bupati punya otoritas untuk mengeluarkan SE, namun akan lebih baik jika paling tidak melibatkan stakeholder dalam membahas kebijakan tersebut.   
”Seharusnya, SE itu tidak dikeluarkan dulu. Apalagi di lapangan juga tetap terjadi kelangkaan, meski harga dinaikkan. Kami berharap, Pemkab Magelang bisa memberikan jawaban dan solusi yang konkret dalam menghadapi masalah ini,” tegasnya.  Fraksi PAN, kata dia, masih akan menunggu jawaban yang disampaikan oleh Pemkab Magelang melalui rapat paripurna hari ini (9/6).    
Sementara itu, salah satu pemilik pangkalan gas elpiji 3 kg di Kecamatan Mungkid, Yati, mengaku masih mendapat pasokan gas dari agen dengan harga Rp 13.750. 

”Naik Rp 1.000 sudah sejak bulan Desember 2013 lalu. Sebelumnya Rp 12.750 dari agen, naik jadi Rp 13.750. Sampai sekarang masih segitu,” jelasnya.
Menurut Yati, ketika awal kenaikan terjadi, agen beralasan bahwa biaya operasional seperti BBM dan lainnya ditanggung sendiri oleh agen. Akibat kenaikan tersebut, pihaknya juga menaikkan harga jual ke sub-pangkalan dari sebelumnya Rp 14 ribu per tabung menjadi Rp 15 ribu.     
Berdasarkan keterangan yang dihimpun, sempat beredar surat pemberitahuan tertulis dari salah satu agen di Mertoyudan yang ditujukan ke pangkalan gas elpiji 3 kg. Isinya, memberitahukan kenaikan harga tebus refill dari agen yang sebelumnya Rp 12.750 menjadi Rp 13.750. Kenaikan tersebut atas dasar rapat koordinasi Pemkab Magelang dan seluruh agen elpiji 3 kg se-Kabupaten Magelang. Kenaikan terhitung mulai tanggal 10 Desember 2013. (vie/lis/ce1)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.