Diler Sepeda Motor Dibobol Maling

338

TEMANGGUNG—Kawanan pencuri menggasak aset milik sebuah diler sepeda motor di Temanggung, Senin (9/6) dini hari kemarin. Modus pelaku, merusak atap kantor diler. Kawanan pencuri menggasak aset senilai belasan juta rupiah. Padahal, belum genap sebulan, kantor yang berlokasi di Desa Kedu, Kecamatan Kedu itu juga mengalami kejadian serupa.
Kepala Bengkel Tunas Jaya Temanggung, Iswadi mengatakan, akibat pencurian tersebut, pihaknya mengalami kerugian sekitar Rp 13 juta. Kerugian tersebut tidak termasuk kerusakan fisik yang dialami kantornya.
“Kami kehilangan kompresor, CPU, monitor komputer, TV LCD, dan berbagai macam suku cadang. Ini sudah terjadi kali kedua, selama sebulan terakhir. Total jika dijumlah dengan pencurian lalu mencapai Rp 13 juta.”
Peristiwa tersebut diketahui oleh karyawan bengkel yang hendak masuk ke kantor, pukul 07.15. Mereka mendapati sejumlah barang telah raib dan menyisakan bekas kerusakan pada pintu folder dan eternit jebol.
Selain itu, terdapat bekas telapak kaki dan tangan pada tembok dekat bekas lubang eternit yang dijebol.
“Kemungkinan para pelaku masuk dengan cara memanjat tembok sebelah. Mereka lantas membuka beberapa genting sebelum menjebol atap eternit dan keluar dengan merusak pintu folder. Mungkin pelakunya sama dengan yang dulu. Kami memprediksi kejadian ini berlangsung pada malam hari. Apalagi kondisi jalan tengah sepi, namun ironisnya lokasi kami ini dekat dengan kantor polisi sektor setempat,” akunya.
Pihaknya mengaku heran dengan aksi tersebut. Sebab, sistem keamanan yang ada dirasa sudah cukup kuat untuk tidak mudah dibobol. Kejadian tersebut kini telah dilaporkan ke polisi. Dua karyawan dipanggil sebagai saksi. “Kami serahkan ke proses hukum saja, terpaksa hari ini (kemarin) kantor cabang kami tutup dulu karena ketidaksiapan dalam melayani para pelanggan,” tandasnya. (zah/lis)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.