Uang Pengabdian Sebesar Rp 378 Juta

339

TEMANGGUNG—Sebanyak 19 anggota DPRD Temanggung masa kerja 2009 – 2014 yang gagal duduk kembali di kursi wakil rakyat, akan mendapatkan uang kehormatan yang nilainya cukup fantastis yakni maksimal enam kali dari uang representasi.
Sekretaris DPRD Temanggung, Harno Susanto mengatakan, uang kehormatan ini selain diberikan kepada 19 anggota DPRD yang gagal, juga diberikan kepada anggota DPRD yang lama yang kembali mewakili rakyat Temanggung.  “Anggota DPRD ini masa kerjanya adalah lima tahun, jadi tidak hanya yang gagal saja, yang berhasil menduduki kursi dewan lagi juga mendapatkan hak yang sama,”katanya.
Ia menyebutkan, besaran uang kehormatan tersebut, berdasarkan uang representatif yang didapat selama masa kerja. Uang representasi ketua dewan sebesar Rp 2,1 juta, wakil ketua Rp 1.680.000 sedangkan anggota dewan Rp 1.575.000. “Uang kehormatan ini nanti akan diberikan, setelah anggota DPRD terpilih 2014 dilantik,”katanya.
Dari angka tersebut, lanjutnya, hitungan sementara untuk setiap anggota akan berbeda-beda tergantung jabatan yang diemban selama masa kerja, Hitungan awal dari sekretariat DPRD untuk Ketua DPRD mendapat Rp 12,6 juta, empat wakil ketua dewan sebesar Rp 40,32 juta atau masing-masing sebesar Rp 10,08 juta. Sedangkan untuk 40 anggota dewan akan menerima uang jasa pengabdian sebesar Rp 378 juta atau masing-masing mendapat sebesar Rp 9,45 juta. 
Ia menambahkan, berdasarkan hasil rekapitulasi penghitungan suara yang dilakukan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Temanggung komposisi, 45 anggota DPRD Kabupaten Temanggung, 19 diantaranya adalah muka baru atau 26 adalah merupakan DPRD yang kini masih menjabat. Sementara dari jenis kelamin sebanyak 14 orang adalah perempuan atau sekitar 31 persen. “Rencananya juga akan diadakan pelaksanaan pelatihan dan bimbingan teknis kepada para wakil rakyat tersebut usai dilantik.Agar mereka terutama yang baru mengetahui tupoksinya,” ucapnya.
Sementara itu Eko Prasetyo Wibowo salah satu anggota DPRD Temanggung dari Fraksi Golkar menuturkan, pada masa akhir jabatan periode 2004-2009 lalu, setiap anggota DPRD menerima 6 kali uang representatif. Namun untuk saat ini besaran uang kehormatan bagi anggota DPRD belum juga dibahas. “Belum dibahas, kemungkinan baru akan dibahas pada sidang paripurna berikutnya,”katanya.
Ia mengaku, tidak terlalu berharap dengan uang kehormatan tersebut, pengabdiannya selama lima tahun sudah menjadi pengalaman tersendiri meniti karier di DPRD Temanggung. “Mau ada atau tidak keputusannya nanti, yang terpenting bagi saya adalah menjadi wakil rakyat selama lima tahun ini menjadi pengalaman yang sangat berarti,”katanya. (zah/lis)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.