Pembelaan Belum Siap, Sidang Salim Ditunda


518


MANYARAN – Sidang lanjutan kasus dugaan korupsi dalam penyertaan modal APBD Rembang tahun 2006-2007 pada PT Rembang Bangkit Sejahtera Jaya (RBSJ) dengan terdakwa Bupati Rembang (nonaktif) Moch Salim sedianya digelar Selasa (10/6). Sidang yang beragendakan pembacaan nota pembelaan (pledoi) itu batal dilaksanakan lantaran dari terdakwa dan penasihat hukumnya mengaku belum siap membacakannya.

”Mohon maaf, pledoinya belum siap, Yang Mulia,” ungkap terdakwa melalui penasihat hukumnya Ahmad Hadi Prayitno di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Semarang, kemarin.

Menanggapi ketidaksiapan tersebut, majelis hakim yang diketuai Dwiarso Budi Santiarto akhirnya menunda persidangan hingga waktu yang ditentukan. ”Sidang ditunda dan dilanjutkan kembali hari Kamis (12/6) pukul 09.00 WIB mendatang,” ungkapnya sebelum mengakhiri persidangan.

Ditemui usai persidangan, penasihat hukum terdakwa Ahmad Hadi Prayitno menyatakan ketidaksiapan pembacaan pledoi tersebut tidak hanya pada terdakwa. Tetapi juga pada dirinya. Meski begitu, ia mengaku telah menyiapkan beberapa poin pembelaan yang akan disampaikan. ”Kesimpulannya ada empat poin penting yang akan kami jabarkan pada saat pembelaan,” ungkapnya tanpa menjelaskan masing-masing poin tersebut.

Pekan sebelumnya, orang nomor satu di Kabupaten Rembang tersebut dituntut pidana penjara selama 2 tahun 6 bulan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Tengah terkait dugaan korupsi dalam penyertaan modal APBD Rembang tahun 2006-2007 pada PT Rembang Bangkit Sejahtera Jaya (RBSJ). Selain pidana badan, terdakwa juga dituntut membayar denda sebesar Rp 100 juta subsider 6 bulan penjara.(fai/ton/ce1)