Polisi Gadungan Dipolisikan

330

KAJEN-Tya Fajar Arifin atau Triyono, 26, warga Dukuh Sutosari, Desa Pantirejo RT 03 Rw 04, Kecamatan Kesesi, Kabupaten Pekalongan, ditangkap Sat Reskrim Polres Pekalongan, Rabu (11/6) siang kemarin. Lantaran terbukti melakukan penipuan dengan menyaru atau mengaku sebagai polisi dan menakut-nakuti warga dengan pistol mainan.
Kejadian itu bermula pada Selasa (10/6) sore kemarin. Saat itu, Triyono meminjam uang kepada Toto Sumaryoto, 34, warga Desa Mayangan, Kecamatan Wiradesa, Kabupaten Pekalonga sebesar Rp 1,5 juta, untuk memperbaiki mobilya yang rusak. Lantaran tidak ada uang, maka Toto tidak bisa memberikan pinjaman uang. Namun, Triyono menakuti-nakuti Toto dengan pistol mainan dan mengaku sebagai anggota Kepolisian Polres Pekalongan bagian Sat Narkoba.
“Triyono sempat mengacungkan pistol kepada saya dan menunjukan KTP-nya bahwa pekerjaannya adalah Polisi,” ungkap Toto, saat memberikan keterangan di Polsek Wiradesa.
Karena diancam dan ketakutan, akhirnya Toto menyerahkan pinjaman uang Rp 1,5 juta kepada Triyono dengan perjanjian dikembalikan esok harinya. Namun ketika ditagih, selalu menakut-nakuti Toto dengan pistol mainan. Atas kejadian tersebut, akhirnya Toto melapor ke Polres Wiradesa sambil menunjukkan foto copy KTP Triyono. Ternyata, setelah dicek di Polres Pekalongan, nama Triyono tidak tercatat sebagai anggota Polisi. “Akhirnya saya laporkan ke Polsek Wiradesa, ternyata Triyono itu polisi gadungan,” tandas Toto.
Sedangkan saat diperiksa, Triyono mengaku bahwa aksinya hanya iseng dan untuk menakut-nakuti warga agar aksinya menipu berjalan mulus. Menurutnya, KTP miliknya dengan pekerjaan yang tercantum sebagai polisi adalah hasil scan bukan asli. ”Pistolnya juga pistol mainan. Itu pistol korek api, bukan pistol beneran,” ungkap Triyono.
Kasubag Polres Pekalongan, AKP Margono, menegaskan bahwa atas perbuatan tersebut, Triyono ditetapkan sebagai tersangka dan langsung diamankan beserta barang bukti berupa pistol mainan dan KTP palsu di Polsek Wiradesa. ”Tersangka kami jerat dengan pasal 378, pasal penipuan dengan ancaman hukuman 4 tahun penjara,” tegas AKP Margono. (thd/ida)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.