Produk Indonesia Bisa Kuasai ASEAN

312

SEMARANG – Tahun 2015 mendatang akan menjadi tahun ekonomi antar negara-negara anggota ASEAN dalam bentuk Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA). Indonesia harus mempersiapkan diri agar tidak menjadi tujuan masuknnya produk negara ASEAN yang akan melegalkan barang, jasa, modal, dan investasi akan bergerak bebas di semua negara kawasan Asia Tenggara.
“Itu akan menjadikan peluang dan tantangan bagi anggota ASEAN, tak terkecuali Indonesia yang punya penduduk yang banyak,” kata Direktur Perundingan Perdagangan Jasa, Direktorat Jenderal Kerjasama Perdagangan Internasional Kementerian Perdagangan (Kemendag) Sondang Anggraini dalam acara Edukasi Publik Masyarakat Ekonomi ASEAN Tahun 2015, di gedung C7 Fakultas Ilmu Sosial Sekaran Gunungpati Semarang, Rabu (11/6).
Menurut Sondang, MEA muncul sejak tahun 1997 setelah adanya penandatanganan Prefential Trade Arrangement (PTA) di sektor barang, yang selanjutnya disepakati oleh ASEAN Framework Agreement on Service (AFAS) di 1995 sebagai pengurangan hambatan perdagangan jasa. Sementara ASEAN Investment Agreement pada 1998 menjadi bentuk komitmen di bidang investasi. “Kita tidak perlu takut dan menganggapnya sebagai ancaman, karena tidak akan ada penghambatan tarif pada perdagangan antara negara ASEAN,” timpalnya.
Pemberlakuan MEA 2015 akan membuka peluang yang lebih besar dan luas bagi produk Indonesia untuk menguasai pasar ASEAN, dikarenakan berkembangnya populasi di masyarakat ASEAN terutama kelas menengah yang disasar oleh pasar ekspor Indonesia sebesar 25 persen. “Sedangkan di sektor jasa, setelah adanya AFTA terjadi penyerapan tenaga kerja yang sangat besar. Di mana sektor jasa, kontruksi, kesehatan dan komunikasi memiliki peluang untuk meluaskan usahanya,” ungkapnya.
Walaupun begitu, menurutnya akan ada hambatan yang dihadapi oleh pekerja asal Indonesia diantaranya kendala infatruktur dan perbedaan aturan atau regulasi. “Jelas itu akan menjadi sebuah hambatan, hambatan itu akan menyebabkan daya saing pekerja asal Indonesia akan rendah,” jelasnya.(den/ton)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.