Buron, Komeng Dibekuk

460

MAGELANG — Pembacok di depan angkringan Bali Net Jalan Beringin, Kampung Malangan, Kelurahan  Tidar Utara, Kecamatan Magelang Selatan, berhasil dibekuk aparat Polsek Magelang Selatan.
Tersangka adalah Danang Alim Susilo bin Yudi Winarto alias Komeng, 22, warga Kampung Karang Kidul RT 2/7, Kelurahan Rejowinganun Selatan, Kecamatan Magelang Selatan.
Kapolsek Magelang Selatan, Kompol Edy Suprapto, menjelaskan, Danang alias Komen membacok Ongky bin Mulyono, 22. Korban warga Kampung Tidar Krajan, Kelurahan Tidar Utara, Kecamatan Magelang Selatan. Saat itu, korban bersama kawannya, Adi Sulistyo, 19, warga Kampung Sidotopo, Kelurahan Kedungsari, Kecamatan Magelang Utara, sedang duduk di angkringan.
Pelaku yang saat itu sedang terpengaruh minuman keras (miras), tiba-tiba datang meminta rokok. Karena korban menolak, pelaku memukul kepala Ongky dengan golok Kalimantan sepanjang 50 cm yang masih terbungkus.
Spontan, korban berdiri dan lari. Namun, terus dikejar oleh pelaku. Pelaku yang makin kalap, mengarahkan golok ke tubuh Ongky sebanyak tiga kali. ”Pelaku makin marah dan emosi. Dia menyabet Ongky sebanyak tiga kali. Sabetan pertama yang ditangkis Ongky, mengenai jari kelingkingnya hingga putus. Sabetan kedua, mengenai tulang tangan hingga patah dan sabetan terakhir mengenai siku tangan kanan  dengan luka sobek,” ucap Kompol Edy kepada Radar Kedu.
Belum puas melukai satu korban, pelaku mengejar korban lain dan membacok kepala Adi. Setelah itu, pelaku lari meninggalkan barang bukti. ”Setelah berbuat, pelaku kemudian melarikan diri dan meninggalkan barang bukti berupa golok.”
Kompol Edy menjelaskan, Komeng juga menjadi pelaku kasus yang sama, di TKP yang berbeda. Yaitu, pada Minggu (20/4) lalu, pukul 24.00, di samping Alfamart Jalan Singosari, Kampung Paten Tegal, Kelurahan Rejowinangun Selatan, Kecamatan Magelang Tengah.
Di sana, dia menyabet segerombolan anak muda yang sedang kumpul dengan pisau. Empat di antaranya menjadi korban, dengan luka sobek di bagian jidat dan pergelangan tangan kiri.
”Anak muda yang sedang asyik ngobrol, didatangi pelaku kemudian disabet menggunakan pisau, hingga ada 4 korban.”
Komeng ditangkap petugas Polsek Magelang Selatan ketika berpatroli, pada Kamis (5/6) pukul 16.00. Sore itu polisi melihat Danang alias Komeng bersama temannya, Agus, berdiri di Jalan Sarwo Edi Wibowo. Saat itu juga, dia ditangkap tanpa perlawanan.
Kepada Radar Kedu, Komeng mengaku perbuatan yang pertama terjadi karena emosi. ”Saya emosi, karena minta rokok nggak dikasih. Saya bacok saja mereka pakai golok yang saya bawa,” katanya dengan suara lirih.
Untuk peristiwa yang kedua, dia mengaku ingin membantu temannya menagih utang kepada salah satu anak yang sedang bergerombol. ”Saya nggak ada dendam, saya cuma bantu teman nagih utang saja.”
Komeng mengaku, selama menjadi buron, bekerja di Wonosobo membuat tahu. ”Saya sering balik Magelang-Wonosobo, tapi tidak kembali ke rumah. Tidur di kos saja. Saat buron, saya bekerja jadi pembuat tahu di Wonosobo.” Ia dijerat pasal 351 tentang penganiayaan dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara. (mg4/lis/ce1)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.