Datangi Kantor Polisi, Pencuri Motor Dibekuk

291

BARUSARI – Ulo marani gepuk. Istilah Jawa ini tepat untuk menggambarkan kejadian apes yang dialami Andhika Harfianto, 21, warga Jalan Gayamsari, Gemah, Pedurungan. Ia ditangkap polisi saat datang ke kantor polisi. Pemuda yang berstatus sebagai mahasiswa salah satu perguruan tinggi di Semarang ini dibekuk petugas Reskrim Polsek Semarang saat ingin menyelesaikan sebuah kasus di Mapolsek Semarang Selatan.
Andhika ditangkap setelah polisi mencurigai dengan motor Kawasaki Ninja bernomor polisi K 5970 FZ yang dikendarainya merupakan hasil kejahatan. Pasalnya, bagian kunci motor dalam kondisi telah dirusak secara paksa.
Setelah diselidiki, ternyata benar, motor tersebut hasil curian. Pemilik aslinya Ari Widya Narko, penghuni kos di Jalan Jeruk VII. Alhasil, Andhika langsung diamankan oleh patugas.
Saat gelar perkara di Mapolrestabes Semarang, Kamis (12/6), Andhika mengaku mendatangi Mapolsek Semarang Selatan lantaran ia dilaporkan telah menghamili anak orang. “Saya datang ke sana, karena ingin menyelesaikan masalah. Saya pun naik motor curian, apes malah ketangkap,” katanya.
Di depan petugas, ia mengaku sudah beraksi dengan kawanan pencuri motor sejak sembilan bulan terakhir. Pelaku lainnya adalah April Sugiyono, 29 , warga Jalan Zebra, Pedurungan dan Budi Darmawan, 28, warga Gemah, Pedurungan yang bertindak sebagai penadah. “Sedikitnya kami sudah mencuri 15 motor dengan sasaran rumah kos. Setiap motor yang dijual dihargai Rp 2 juta– Rp 3 juta, kemudian uangnya dibagi menjadi 3. Saya pakai kunci T, yang buat Panji,” ungkapnya.
Kapolrestabes Semarang Kombes Pol Djihartono mengatakan penangkapan pelaku curanmor ini berkat kejelian salah seorang petugas. “Petugas curiga lantaran kunci motor dalam keadaan rusak, itu yang membuat kami yakin kalau motor yang ia gunakan adalah motor curian,” jelasnya.
Mendapati hal tersebut, petugas langsung memanggil pelaku dan dimintai keterangan. Saat itu pelaku sempat mengelak, namun selang beberapa menit kemudian dia akhirnya mengaku kalau sepeda motor itu hasil curian. “Dari pengakuan pelaku, akhirnya kami bisa menangkap pelaku bernama April Sugiyono dan Budi Darmawan yang merupakan penadah, sementara satu pelaku lain bernama Panji masih dalam pengejaran,” katanya.
Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, Andhika dan kedua rekannya kini meringkuk di sel tahanan Mapolrestabes Semarang. (den/ton/ce1)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.