Simolodro: PPSM Not For Sale

344

”Yang mau jual PPSM adalah oknum yang tidak tahu sejarah dan organisasi. Kita harus melawan, agar proses penjualan itu tidak terjadi.”

MAGELANG — Wacana menjual PPSM Sakti Magelang oleh manajemen, ditanggapi emosional oleh fans pendukung setia mereka: Simolodro.
Pasukan pendukung laskar Macan Tidar— sebutan bagi tim PPSM— tak terima dengan rencana penjualan tersebut. Mereka tegas menolak penjualan PPSM ke pihak lain.
Ketua PPSM Sakti periode 2008-2010, Tridjoko Minto Nugroho berpendapat, rencana menjual PPSM merupakan keputusan emosional. Ia menuding, ada oknum-oknum yang menginginkan kepentingan sepihak, tanpa melihat sejarah PPSM.
”Yang mau jual PPSM adalah oknum yang tidak tahu sejarah dan organisasi. Kita harus melawan, agar proses penjualan itu tidak terjadi.”
Wacana manajemen menjual PPSM, tidak berdasar. Menurut Tridjoko, manajemen tak punya hak mengambil keputusan untuk menjual klub ke pihak mana pun. Tugas dan tanggung jawab manajemen, hanya terbatas pada pengelolaan klub.
”Manajemen itu bukan pemilik PPSM, tugasnya hanya mengelola saja, bukan menjual,” katanya.
Ia mengatakan, secara historis, perjalanan panjang PPSM sejak 2004 yang masih berada di divisi III Jateng sampai menuju Divisi Utama, bukan perjalanan pendek.
Selama periode tersebut, hingga bertengger di Grup 4 Divisi Utama PT Liga Indonesia, merupakan proses panjang yang harus mendapatkan penghargaan. ”Pencapaian itu tidak mudah, kok bisa ada kata mau menjual. Itu tidak bisa dibenarkan.”
Menyikapi hal itu, Joko— sapaan intimnya— justru menilai, manajemen PPSM sebenarnya sudah tidak sanggup mengurus. Dari situlah, dia mengimbau agar PPSM diserahkan kembali kepada pemiliknya atau yang memberikan mandat. ”Apalagi bukan orang Magelang asli. Baru jadi pelatih dan manajer saja, sudah berani bilang akan menjual PPSM, akan saya lawan mereka,” tuturnya.
Sebagai orang yang pernah menjadi ketua harian PPSM periode 2004-2008, dia menyayangkan adanya pemberitaan wacana menjual PPSM.
Baginya, sangat menyakitkan dan tidak sepantasnya diumbar. ”Seharusnya, hal seperti itu tidak ada, apalagi sampai menjadi berita besar. Kasihan para pemainnya, apalagi diberitakan seperti itu. Takutnya mental dan semangat mereka akan menurun. Itu menyakitkan sekali.”
Ia mengatakan, perlu strategi lain untuk melawan semua masalah yang ada. Bukan dengan mengancam akan menjual ataupun mundur. Menurut Joko, sikap seperti itu tidak profesional. ”Kalau tidak sanggup, jangan mengancam dan mundur, tapi cari solusi lain. Saya segera berkomunikasi dengan Pak Fahriyanto, selaku ketua umum untuk membahas masalah ini.”
Langkah lain yang akan dilakukan Joko, adalah mempertemukan semua komponen yang ada. Mulai pemangku kepentingan, tokoh masyarakat, suporter, hingga penggemar bola. ”Kita perlu duduk bersama untuk membahas masalah ini. Bagaimanapun, para pejabat yang saat ini duduk di elite pemerintahan juga karena PPSM. Jadi, harus ada kepedulian dengan PPSM,” tegasnya.
Terpisah, Ketua Suporter PPSM Sakti Magelang Nur Sulistiawan menilai, manajemen PPSM yang ada saat ini saling lempar tanggung jawab. ”Mereka ngomong di media kalau PPSM akan dijual. Itu sudah gila dan kurang bertanggung jawab. Belum pernah ada sejarah PPSM akan dijual, ketika diurus orang asli Magelang. Ini para pendatang kok sampai hati ngomong seperti itu,” ucap pria yang akrab disapa Beken tersebut.
Beken sepakat dengan langkah Joko untuk mempertemukan komponen yang ada dan melawan pihak-pihak yang berniat menjual PPSM. Harapannya, masalah keuangan yang diderita PPSM, akan menemui jalan keluar.
”Saya sepakat dengan langkah Pak Joko. Mudah-mudahan dengan itu, akan ada jalan keluar yang baik tanpa harus menyakiti hati siapa pun. Baik pemain, suporter, penggemar bola, bahkan Pemkot kita sendiri.”
Seperti diketahui, manajemen PPSM Sakti mewacanakan menjual klub terkait minimnya pendapatan finansial dari sponsor, pengusaha, maupun perhatian Pemkot Magelang. Manajemen kesulitan untuk mengaji para pemain, pelatih, dan memenuhi kebutuhan tim. (mg4/isk/ce1)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.