Spesialis Pembobol Rumah Ditembak

553

BARUSARI – Komplotan spesialis pembobol rumah di Kota Semarang berhasil dibekuk Unit Resmob Polrestabes Semarang. Mereka kerap melakukan aksinya di tengah kegelapan malam Kota Semarang. Mereka adalah Feriyanto, 29, warga Kuningan, Semarang Utara dan Aris alias Pesek. Sedangkan tiga pelaku lain yakni Gd, Kd, serta Dk, masih buron.

Pelaku ditangkap jajaran Resmob dipimpin langsung Kanit Remob Polrestabes Semarang AKP Kadek Adi dan Aiptu Janadi. Pelaku terpaksa dilumpuhkan dengan timah panas karena berusaha melawan ketika hendak dibekuk.

Feriyanto mengaku dibekuk petugas di Jalan Bangetayu, Genuk, Rabu (11/6) lalu sekitar pukul 12.00. Ia sudah sekitar 11 kali beraksi di Kota Atlas. Berbekal obeng dan kunci letter T ia bersama rekannya berkeliling untuk melancarkan aksinya. ”Saya yang ngajak, sasarannya di rumah-rumah kosong atau yang ditinggal tidur,” akunya.

Setelah sasaran dapat, Feri bertugas masuk rumah dengan mencongkel jendela menggunakan obeng. Setelah masuk, ia pun menggasak berbagai barang berharga di dalam rumah korban. Mulai dari motor, ponsel, perhiasan dan uang. ”Ya pokoknya apa saja yang bisa dijual diambil. Saya masuk berdua,” imbuhnya.
Ia bahkan sempat lari terbirit-birit ketika membobol rumah dan ketahuan sang empunya. ”Pernah ketahuan, langsung lari. Padahal belum dapat apa-apa,” tambahnya.

Kepala Polrestabes Semarang, Kombes Pol Djihartono mengatakan, berdasarkan catatan Polrestabes Semarang, setidaknya kelompok ini sudah 11 kali beraksi di sejumlah titik. Mereka memanfaatkan, kelengahan korban saat beraksi. ”Setelah mencongkel, mereka menguras barang berharga di dalam rumah. Mulai motor, laptop, handphone, perhiasan dan uang,” katanya.

Aksi Feriyanto Cs sudah meresahkan masyarakat. Sebab, mereka selalu beraksi dengan cepat dan profesional. Untuk melancarkan aksinya, mereka berbagi peran, ada yang berjaga dan ada yang masuk ke dalam. ”Selain di Semarang, pelaku sudah beraksi di 16 lokasi di daerah Jepara,” tambahnya.

Kasatreskrim Polrestabes Semarang AKBP Wika Hardianto menambahkan, Feriyanto Cs sudah menjadi target operasi. Mereka dibekuk setelah cukup lama dikejar. ”Mereka kami tangkap di rumah masing-masing. Masih kami kembangkan, untuk menangkap pelaku lain,” tambahnya.

Keempat tersangka masih mendekam di balik jeruji besi Mapolrestabes Semarang. Mereka dijerat pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan ancaman maksimal enam tahun penjara. (fth/ton/ce1)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.