Dua Pemkab Jajaki Mengelola Dieng

315

WONOSOBO – Kawasan Dieng punya potensi objek wisata yang unggul. Namun, sejak era otonomi, ada polarisasi pengelolaan, karena masuk wilayah administrasi Wonosobo dan Banjarnegera.
Untuk memaksimalkan potensi, pimpinan dua kabupaten tersebut, kemarin (13/6), melakukan pertemuan. Tujuannya, menjalin kerja sama dalam mengelola Dieng.
”Dibutuhkan kerja sama antara 2 kabupaten, Wonosobo dan Banjarnegara dalam pengelolaan objek wisata Dieng,” kata Bupati Wonosobo Kholiq Arif, kemarin (13/6), usai bertemu dengan Hadi Supeno, Wakil Bupati Banjarnegara dan sejumlah pejabat lainnya.
Menurut Kholiq, yang perlu dilakukan sekarang adalah bagaimana Wonosobo dan Banjanegara sepakat bekerja sama. Tepatnya, menyangkut perencanaan bersama secara utuh, berapa pun nilai dana yang dibutuhkan. Setelah hal tersebut terlaksana, kedua kabupaten, harus segera melapor kepada Gubernur Jawa Tengah dan Menteri Pariwisata Ekonomi Kreatif RI.
”Kami berharap, minggu depan MoU sudah bisa jadi, yang dilanjutkan dengan segera mengalokasikan anggaran secara berkelanjutan. Dimulai penganggaran pada tahun 2014, dilanjutkan pada tahun 2015 dan seterusnya,” katanya.
Bupati Kholiq mengatakan, rapat koordinasi tersebut untuk menyatukan kawasan Dieng menjadi satu kesatuan kawasan wisata. Artinya, tak semata-mata dibatasi oleh batas wilayah administrasi. Pola yang bisa dilakukan adalah melalui kerja sama antara Wonosobo dan Banjarnegara.
”Untuk mewujudkan hal itu, perlu pemahaman dan kajian lebih lanjut. Artinya, berbicara Dieng adalah sangat kompleks dan perlu penanganan serius antara kedua kabupaten tersebut.”
Kepala Dinas Pariwisata dan Budaya Wonosobo, Sigit Sukarsana membeber, mengacu data, jumlah kunjungan wisatawan ke objek wisata di kawasan Dieng tiap tahun meningkat.
Seperti di Telaga Warna, pada 2013 lalu tercatat sebanyak 131.313 orang, terdiri atas wisatawan nusantara 127.573 orang dan wisatawan mancanegara 3.740 orang.
Sedang Lembah Dieng, tahun lalu, dikunjungi 77.375 orang. Terdiri atas wisatawan nusantara 71.067 orang dan wisatawan mancanegara 6.308 orang. Di Dieng Plateau Theater, pada 2013 lalu, dikunjungi 99.735 orang. Terdiri atas wisatawan nusantara 99.491 orang dan wisatawan mancanegara 244 orang.
”Besarnya potensi destinasi wisata Dieng tersebut, juga ikut melandasi Bupati Wonosobo merasa perlu segera melakukan rapat koordinasi dengan Pemkab Banjarnegara,” paparnya.
Sebab, kata Sigit, jika objek wisata Dieng dikelola dengan baik, maka bisa menjadi sektor yang bisa menggerakkan perekonomian kedua daerah.
Hal ini dimungkinkan, karena sektor pariwisata dianggap mampu meningkatkan kesejahteraan rakyat melalui perluasan kesempatan kerja dan kesempatan berusaha.
”Untuk itu, dalam pengembangan objek wisata Dieng dibutuhkan dukungan dari semua pihak, baik masyarakat, swasta dan pemerintah sendiri,” katanya. (ali/lis/ce1)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.