Diseret ke Toilet, Bocah 13 Tahun Diperkosa

726

BARUSARI – Ini bisa menjadi pelajaran berharga bagi setiap orangtua. Agar selalu mengawasi dan memantau sang buah hati agar tidak mengalami nasib tragis seperti yang menimpa Bunga (nama samaran), warga Semarang. Betapa tidak, bocah 13 tahun ini diperkosa saat sedang bermain tidak jauh dari rumahnya. Akibatnya, korban mengalami trauma dan shock. Beruntung, pelaku perkosaan berinisial Md, 40, warga Kudus, berhasil diamankan sejumlah warga sekitar.
Perbuatan tak senonoh itu menimpa Bunga Kamis (12/6) lalu. Sebelum kejadian, korban sedang asyik bermain tidak jauh dari rumah. Saat itu, tiba-tiba pelaku datang. Kuat dugaan plaku sudah merencanakan aksinya dan memantau lokasi sekitar. Saat mendapati kondisi sekitar sepi, pelaku langsung menarik korban dan membawanya ke dalam toilet atau kamar mandi. Saat itu, korban sempat melakukan perlawanan dan berontak. Sayang, usahanya gagal karena dengan cepat pelaku menariknya.
“Saat itu anak saya memang sedang bermain, kemudian ditarik pelaku. Tidak kenal juga,” kata orangtua Bunga, Ht.
Di dalam kamar mandi itulah, korban ditelanjangi dan diperkosa pelaku. Kondisi yang cukup sepi membuat pelaku leluasa dalam menjalankan aksi bejatnya tersebut. Bunga mengaku terus berteriak, tapi ditutup mulutnya. “Pelaku kemudian meraba-raba dan memasukan alat kelaminnya,” ujarnya.
Saat itulah, dengan kencang Bunga kembali berteriak dan menangis minta tolong. Beruntung, teriakan Bunga kali ini didengar sejumlah warga di dekat lokasi. Warga pun ramai-ramai mengamankan pelaku sebelum kabur. “Pelaku langsung diserahkan polisi. Saya tidak terima dan berharap diproses sampai tuntas,” harapnya.

Usai kejadian, Bunga masih shock dan tertekan. Kasus itu lantas dilaporkan langsung ke Mapolrestabes Semarang. Kasus perkosaan bocah di bawah umur ini masih dalam penyelidikan Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polrestabes Semarang.
“Kasus ini pasti akan diproses sampai tuntas. Karena korban masih di bawah umur. Jadi, harus pelan-pelan untuk menindaklanjutinya,” kata petugas Polrestabes Semarang. (fth/aro)