Hari Ini, WKO Hentikan Suplai Air

314

Padi Petani Terancam Mati

KUDUS–Suplai air irigasi dari Waduk Kedung Ombo (WKO) ke sejumlah area persawahan ke Kabupaten Kudus rencananya akan dihentikan hari ini. Sebab bulan ini akan dilaksanakan perawatan jaringan irigasi menuju Kota Kretek.
Hal ini diungkapkan Federasi Perkumpulan Petani Pemakai Air (FP3A) Sistem Kedung Ombo Kaspono. ”Mulai tanggal 15 Juni (hari ini, Red) direncanakan suplai air irigasi dihentikan sepenuhnya. Langkah penghentian suplai ini bertujuan untuk melakukan kegiatan perawatan jaringan irigasi,” kata Kaspono.
Suplai air, lanjutnya, perlu dihentikan untuk memudahkan proses perawatan jaringan. Berdasarkan kesepakatan, MT III petani diminta menanam polowijo yang relatif tidak membutuhkan air serta usia tanaman berumur pendek. ”Upaya itu ditempuh, agar MT pertama besok petani tetap bisa menanam padi,” jelasnya.
Akan tetapi kenyataan di lapangan berbeda, lanjutnya, kesepakatan tersebut justru dilanggar petani. Buktinya masih banyak yang menanam tanaman untuk MT III yang memiliki umur panjang. ”Dengan minimnya pasokan air tanaman yang berumur panjang tentunya berpotensi mati,” jelasnya.
Awal MT III, kata dia, biasanya dimulai awal Juli, namun biasanya masih ada toleransi. ”Hanya saja, toleransi tersebut justru sering dimanfaatkan petani untuk kepentingan pribadi, sehingga memunculkan permasalahan dalam hal pembagian air irigasi,” ujarnya.
Ia berharap, petani juga belajar untuk hemat dalam penggunaan air irigasi, terutama lewat pengecekan kondisi area persawahannya setiap periode tertentu, agar tidak ada air yang terbuang percuma. Dengan adanya penutupan suplai air dari waduk, diharapkan pada awal MT pertama yang selama ini dimulai awal September, air yang tersedia cukup. Ini juga untuk menjamin tercukupinya air untuk MT II maupun MT I ke depan air yang ada di WKO harus tersedia cukup.(eko/zen)