Ratusan Siswa SMK Bersaing

377

WONOSOBO – Sedikitnya 96 siswa SMK di Wonosobo mengikuti Lomba Kompetensi Siswa (LKS) SMK tingkat Kabupaten Wonosobo selama 2 hari (13-14/6). Ajang lomba ini, untuk mendorong kemampuan siswa dalam menguasai pelajaran.
Ketua penyelenggara kegiatan, Sartantono, mengatakan, kegiatan tersebut rutin diberikan kepada siswa untuk mengasah kemampuan. Tempat penyelenggaraan lomba di beberapa SMK. Pertimbangannya, kelengkapan alat di SMK, disesuaikan dengan bidang yang dilombakan.
SMKN 1, misalnya, untuk lomba bisnis manajemen, SMK Muhammadiyah untuk bidang Teknologi Informasi Komputer (TIK), SMK 2 untuk bidang Teknologi Rekayasa Otomatif, SMK Sukoharjo untuk bidang Teknik Sepeda Motor dan SMK Sapuran untuk bidang Busana atau Butik. ”Lokasi lomba disebar, dengan pertimbangan fasilitas tiap jurusan,” katanya.
Dikatakan, dari lima bidang tersebut, terbagi dalam 14 kompetensi keahlian. Yakni, teknik  listrik, audio video, teknik kendaraan ringan, teknik sepeda motor, dan teknik audio video. Juga kompetensi keahlian rekayasa perangkat lunak, teknik komputer dan jaringan, animasi, administrasi perkantoran, akuntansi, pemasaran, tata busana, web desain dan desain grafis. ”Para siswa harus menyelesaikan soal yang diujikan para juri yang berasal dari asosiasi profesi, unit-unit industri, swasta dan dunia usaha,” katanya.
Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMK Kabupaten Wonosobo itu menambahkan, tujuan lomba kompetensi siswa, sebagai media bagi pelajar SMK untuk menggali dan meningkatkan potensinya di bidang akademik.
”Ajang ini bisa menjadi sarana pengaplikasian kompetensi siswa SMK yang profesional mandiri dan kreatif. Selain itu, meningkatkan kompetensi siswa-siswi SMK, agar menjadi lebih unggul dan lebih siap dalam menghadapi dunia kerja maupun mempersiapkan diri untuk menuntut ilmu di jenjang yang lebih tinggi.”
Untuk LKS tahun ini, juara pertama di tiap materi kompetensi, akan dikirim ke ajang serupa di tingkat Jawa Tengah pada September di karesidenan Kedu.
Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Wonosobo, One Andang Wardoyo menyampaikan, dalam era globalisasi saat ini, Indonesia masih membutuhkan pembenahan dari segala sisi, termasuk pendidikan. Sebab jika pendidikan bermutu, maka akan mampu menghasilkan sumber daya manusia yang berkualitas.
”Untuk bisa mewujudkannya, salah satunya dengan memfasilitasi siswa-siswi pendidikan dasar atau menengah dengan kompetisi yang bisa diikuti untuk meningkatkan potensi mereka, terutama siswa-siswi SMK yang lebih berorientasi pada dunia kerja,” tegasnya. (ali/lis/ce1)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.