Terima Pesangon Rp 1,8 Miliar

373

Karyawan Pasaraya Sri Ratu

PEKALONGAN-Setelah melakukan mediasi dan perundingan panjang selama lebih 5 bulan, akhirnya mantan karyawan Pasaraya Sri Ratu menerima tawaran pesangon Rp 1,8 miliar dari manajemen PT Pasaraya Sri Ratu. Kendati tuntutan karyawan sebelumnya sebesar Rp 3 miliar.
“Kami sebelumnya sudah lelah menunggu kepastian pesangon ini. Meski besarannya tidak sesuai dengan tuntutan awal, akhirnya kami menerima besaran pesangon Rp 1,8 miliar ini,” kata Ketua Persatuan Serikat Pekerja (PSP) PT Pasaraya Sri Ratu Pekalongan, Afrizal, Minggu (15/6) malam kemarin.
Hal itu dibenarkan mantan kasir PT Pasaraya Sri Ratu Pekalongan, Evi Damayanti, 32. Meski jumlah pesangon jauh dari harapan, lebih baik Rp 1,8 miliar diterima dan dibagi 196 karyawan. Daripada menunggu terlalu lama dan tidak lagi bekerja. ”Akan saya gunakan untuk modal katering atau jualan kue menjelang Lebaran,” kata Evi penuh harap.
Afrizal menambahkan, selain pihaknya lelah menunggu kepastian pesangon tersebut, manajemen PT Pasaraya Sri Ratu juga sudah berupaya keras menambah jumlah pesangon dari sebelumnya Rp 1,5 miliar menjadi Rp 1,8 miliar.
“Karena itu, kami minta pembayaran pesangon Rp 1,8 miliar tersebut dibayarkan sebelum bulan puasa ini. Karena, Senin (hari ini, red) pihak manajemen Sri Ratu akan dipanggil Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Provinsi Jateng untuk kesepakatan teknis pembayarannya,” tandas Afrizal.
Sementara itu, Manajer Operasional Pasar Raya Sri Ratu Pekalongan, Hendra Ari, menjelaskan bahwa selama 3 tahun Pasar Raya Sri Ratu Pekalongan, mengalami kerugian secara terus menurus. Bahkan, sejak dua tahun terakhir, pihaknya telah berupaya agar tetap berdiri, namun tak kunjung membuahkan hasil positif.
“Kemampuan keuangan perusahaan sudah merugi, liquiditasnya sangat terbatas, tali asih yang akan kami berikan tidak mungkin sesuai dengan tuntutan,” jelas Hendra Ari. (thd/ida)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.